Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi positif usulan donasi yang digalang Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk membantu Rio Haryanto. Namun, JK mengingatkan agar donasi ini jangan sampai dipaksakan untuk diterapkan kepada PNS biasa.
"Ya, baguslah (donasi). Tapi, jangan pula mengorbankan anak buah yang gajinya tidak terlalu besar itu. Ya, mestinya para pengusahalah, sebagai contoh mungkin baik. Tapi jangan berlebihan jugalah," kata JK kepada wartawan di kantor Wapres Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Rabu (2/3/2016).
Seperti diketahui, Kemenpora, via Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, memberi ide untuk memotong gaji Menteri dan pegawai untuk mendanai sponsor Rio berlaga di F1. Seperti diketahui, Rio masih butuh dana 7 juta euro untuk melunasi sponsor kepada Manor Racing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan pejabat di kementeriannya berencana ikut terlibat memberikan donasi untuk Rio.
"Kita perlu melakukan donasi ini untuk membantu Rio. Konsepnya misalnya bapak Menteri memberikan gajinya, lalu pejabatnya donasi lima kali gaji," ujar Gatot pada Senin (29/2).
Gatot mengklaim Menpora Imam Nahrawi sudah melaporkan rencana donasi tersebut kepada Presiden Jokowi. Gatot juga mengklaim Presiden mendukung dan memberikan arahan agar donasi tersebut terorganisasi dengan baik.
"Karena ke depannya Menpora juga bisa mengajak pejabat dari kementerian lain. Jadi, jangan ada kesannya sembarangan donasi," sebut Gatot.
(fdn/roz)











































