Jelang GP Malaysia
Bridgestone Yakin Sukses di Sepang
Senin, 14 Mar 2005 11:48 WIB
Jakarta - Pabrikan ban Bridgestone yakin bisa tampil maksimal di sirkuit sepang akhir pekan ini. Meski cuaca panas cukup menghalang, namun pengalaman tahun lalu bisa diandalkan.Di seri perdana Australia dua pekan lalu, Bridgestone gagal menjadi yang terbaik. Bersama Ferrari yang merupakan customer utamanya, hanya finis di posisi dua lewat Ribens Barrichello.Meski demikian Bridgesone merasa cukup puas. Pasalnya ban yang digunakan tidak mengalami kegagalan, meski dipaksa oleh Barrichello yang start dari posisi 13."Kami mengawali musim 2005 dengan baik, jika menimbang pengaruh cuaca yang kurang menguntungkan. Sekarang kami akan ke Malaysia, salah satu seri yang terpanas. Meski pengujian yang kami lakukan lebih banyak di daerah dingin, namun kami memiliki pengalaman dan data dari balapan sebelumnya, termasuk kemenangan bersama Ferrari tahun lalu," ujar Direktur Motorsport Bridgestone, Hiroshi Yasukawa, seperti dilansir Crashnet, Minggu (13/3/2005.Tahun lalu Bridgestone yang lebih dikenal kemampuannya dalam kondisi dingin, ternyata berhasil menjuarai GP Malaysia bersama Ferrari. Padahal saat itu temperatur lintasan sirkuit Sepang sepanjang 5,543 km bertemperatur 41 derajat Celcius.Untuk balapan akhir pekan ini, Bridgestone telah menyiapkan tiga jenis ban bertipe kering khusus bagi Ferrari, satu set bertipe basah dan satu set super basah. "Kami telah membuat prediksi mengenai karakteristik paduan yang diperlukan, berdasarkan temperatur yang mungkin terjadi saat balapan. Suhu yang sangat panas dan permukaan yang halus, membuat Sepang menjadi salah satu trek yang sangat cepat menghabiskan ban. Tetapi tahun lalu kami terbukti mampu bersaing," lanjut Yasukawa.Di luar Ferrari sebenarnya masih ada dua tim lagi yang menggunakan ban Bridgestone yakni Jordan dan Minardi. Namun kedua tim ini masih tetap dengan statusnya sebagai "tim pelengkap".Berbeda dengan Bridgestone, pabrikan pemasok ban F1 lainnya, Michelin justru memilih memberikan perhatian yang sama dengan semua kliennya. Pabrikan asal Prancis ini menggandeng tujuh dari 10 tim F1.Tahun ini sepertinya persaingan Bridgestone-Michelin akan semakin memanas, pasalnya FIA sudah merencanakan pengunaan satu merek ban di Formula 1. Kemungkinan pabrikan yang menjadi rekan tim juara tahun ini akan tetap bertahan, sementara yang kalah akan disingkirkan. (lom/)











































