Grand Prix Bahrain dijadwalkan bergulir 3 April. Para pebalap masih mempunyai waktu sepekan untuk menyiapkan diri menyambut adu cepat jet darat nanti.
Pebalap McLaren, Fernando Alonso, bisa jadi mempunyai pekerjaan rumah (PR) paling besar menjelang balapan di Bahrain. Itu setelah mobilnya hancur usai kecelakaan mengerikan yang didapatkannya di Melbourne pada 20 Maret lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besar kemungkinan unit komponen power rusak dalam kecelakaan Fernando di Melbourne. Masih terlalu dini untuk mengatakan banyak atau tidak bagian yang bisa diselamatkan. Untuk itu kami akan menggunakan unit power baru pada GP Bahrain nanti," ucap juru bicara Honda.
Sementara itu, pebalap Red Bull Daniil Kvyat yang tak melakoni balapan di Albert Park menggebu-gebu menyambut seri Bahrain. Dia berharap besar bisa meraih poin di sana.
"Saya senang dengan cuaca di Bahrain dan trek di sana. Terlihat sederhana dan modern tapi sebenarnya sangat menantang dengan lintasan yang dimiliki. Saya senang dengan balapan malam di Bahrain. Balapan malam itu seperti kita balapan di luar angkasa," tutur Kvyat.
"Buat saya trek di Bahrain cukup oke. Di sana sirkuitnya memiliki banyak trek lurus yang jadi kelemahan kami tahun lalu, tapi tahun ini kamu sudah memperbaikinya. Jadi dengan trek seperti itu kami bisa lebih kompetitif. Kalau kami bisa mendapatkan poin bagus buat dua mobil, itu akan jadi balapan yang keren," ucap dia.
(fem/fem)











































