Haas membuat kejutan pada GP Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne pada 20 Maret. Sebagai tim baru, Haas langsung berhasil mendapatkan poin dengan Grosjean ada di urutan keenam pada akhir balapan.
Hasil itu bahkan mengejutkan Grosjean. Kini, dia pun lebih percaya diri bertarung dalam balapan jet darat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seri terdekat F1 akan dihelat di Sirkuit Internasional Bahrain pada 3 April.
"Hasil di Australia lebih bagus ketimbang yang kami harapkan, begitulah. Padahal itu menjadi akhir pekan yang sulit karena faktor cuaca dan sesi kualifikasi yang tricky buat semua pebalap," kata Grosjean seperti dikutip Crash.
"Tapi hari Minggu adalah hari di mana semua ingin menunjukkan performa terbaik dan kami tampil dengan sangat bagus. Mobilnya dapat diandalkan sampai akhir balapan. Strateginya juga sempurna.
"Sejak hari pertama mobil sudah menunjukkan potensinya dan pembuktian ada di balapan Australia. Dengan segala macam set up mesin, kami bisa bertarung di lintasan dan mengontrol posisi di urutan keenam pada akhir balapan," ucap mantan pebalap Lotus tersebut.
Grosejan makin optimistis karena dia yakin cuaca di Bahrain lebih stabil ketimbang di Australia. Grosjean juga mempunyai bekal positif dengan pernah naik podium di Bahrain pada F1 musim 2012.
"Tentunya itu akan membantu. Kami hanya perlu lebih cepat, harus lebih sip, dan lebih memahami mobil ini. Kami masih mempunyai banyak hal yang harus dilakukan dan diperbaiki. Ya, kami masih mempunyai banyak pekerjaan," tutur pebalap 29 tahun itu.
"Kalau kami mampu mendapatkan hasil bagus di Bahrain maka performa mobil akan terus ditingkatkan. Makanya, kami harus bekerja lebih keras dan menghasilkan poin lebih banyak lagi," ucap dia.
(fem/fem)











































