Kemenangan di Bahrain didapat Rio pada sesi Sprint Race musim 2015. Sementara pada Feature Race, yang digelar lebih dulu, dia menjadi runner up karena kalah lima detik dari Stoffel Vandoorne.
Itu menjadi momen bersejarah yang tak akan pernah dilupakan Rio, dan mungkin akan selalu dikenang dalam setiap perbincangan olahraga otomotif di Indonesia. Soalnya itu merupakan kemenangan pertama Rio setelah dia mulai terjun di balapan GP2 sejak tahun 2012, yang sekaligus menjadi kali pertama lagu Indonesia Raya berkumandang di balapan feeder F1 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali ke balapan di Bahrain, Rio ketika itu dapat posisi start yang sebenarnya kurang ideal, urutan tujuh. Namun Rio melakoni start yang spektakuler dengan menyalip empat mobil sekaligus dari sisi luar menuju tikungan pertama.
Rio akhirnya memimpin balapan setelah melakukan duel menegangkan melawan Julian Leal. Rio memangkas jarak hingga satu detik sehingga bisa menggunakan DRS yang membantu overtaking. Di tikungan lurus utama, Rio mencoba menyalip dari sisi dalam namun Leal segera menutup jalur. Dengan berani, Rio kembali berpindah ke sisi luar dan sukses memimpin balapan.
Rio kemudian menciptakan jarak keunggulan 3 detik dengan pebalap di belakangnya. Selisih tersebut bisa dia pertahankan sampai akhir balapan. Dia mengungguli juara dari feature race, Stoffel Vandoorne, yang harus puas berada di posisi kedua. Posisi ketiga ditempati oleh pebalap asal Prancis, Nathanael Berthon.
(din/fem)











































