Rio mendarat di Bandara Internasional Bahrain pada pukul 15:50 waktu setempat, Selasa (29/3/2016). Kedatangannya sudah ditunggu Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Bahrain, Chilman Arisman, beserta staf KBRI Manama dan orang-orang Indonesia lainnya.
Rio mendapatkan kalungan bunga setelah mendarat dan sempat berfoto bersama dengan para penyambutnya. Acara penyambutan tersebut telah direncanakan oleh KBRI Manama dengan dukungan Perkumpulan Komunitas Masyarakat Indonesia di Bahrain (Perkibar).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Rio sendiri, Sirkuit Bahrain pernah menjadi tempat yang menyenangkan untuk Rio. Pebalap berusia 23 tahun tersebut sukses menjadi juara pada sprint race GP2 Bahrain, tahun 2015 lalu.
[Baca Juga: Rio di Bahrain: Juara GP2, Bagaimana Setelah Naik ke F1?]
Namun, Formula 1 jelas ajang yang berbeda dibandingkan dengan GP2. Untuk balapan keduanya ini, Rio menargetkan diri untuk bisa finis lebih baik daripada rekan satu timnya, Pascal Wehrlein.
Sejauh ini, persiapan Rio jelang balapan tersebut dikabarkan baik. "Persiapannya baik. Dia berlatih keras dan melakukan kebugaran fisik serta persiapan lainnya," kata manajer Rio, Piers Hunissett, kepada detikSport.
(roz/cas)











































