Rio harus berhenti di lap ke-18 pada balapan di Melbourne, Australia, beberapa pekan lalu setelah mobilnya mengalami kerusakan. Rio memang kecewa dengan catatan yang didapatkannya itu, tapi kini sudah melupakannya.
Setelah balapan di Australia, Rio menyempatkan diri pulang ke Solo untuk bertemu dengan orang-orang terdekatnya. Sejak Selasa (29/3) lalu, ia sudah berada di Bahrain, di mana ia mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Indonesia yang tinggal di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Baca Juga: Rio Haryanto Disambut Hangat Masyarakat Indonesia di Bahrain]
Kini, pebalap berusia 23 tahun itu fokus total untuk balapan malam di Bahrain, yang akan berlangsung pada hari Minggu (3/4/2016). Kendati gagal finis di Australia, Rio mengaku melihat beberapa catatan positif untuk dibawa ke Bahrain.
"Balapan malam F1 pertama saya akan menjadi istimewa! Secara umum, saya pikir akhir pekan di sini akan berjalan lebih lancar karena saya punya beberapa pengalaman yang bagus untuk dipakai di setiap area," kata Rio.
"Yang paling penting, saya tidak sabar untuk melihat bendera finish!"
(roz/nds)











































