Bahrain akan selalu menjadi kenangan tersendiri buat Nico Rosberg. Sebab, pada dua musim terakhir ia selalu terlibat pertarungan sengit dan seru menuju garis finis.
Pada musim 2014, Rosberg berduel melawan rekan setimnya sendiri, Lewis Hamilton. Kedua pebalap Mercedes itu beberapa kali wheel to wheel, yang membuat krunya menahan nafas sekaligus terpukau.
Duel Rosberg dan Hamilton berlangsung sportif dan memberi tontonan yang sangat menarik. Setelah memarkir mobilnya, kedua pebalap saling berpelukan, bercanda dengan "seru".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia fantastis dan fair. Aku rasa, aku pun demikian. Ketat sekali. Tapi kami tidak mencederai balapan kami masing-masing. Tim juga memercayai kami. Hebat sekali."
Di musim 2015 Rosberg juga terlibat pertarungan seru untuk meraih podium. Kali itu ia menghadapi pebalap Ferrari, Kimi Raikkonen.
Duel pertama mereka terjadi di lap keempat ketika Rosberg berhasil menyalip Raikkonen untuk mengambil posisi ketiga. Sejak itu mereka pun terlibat aksi saling salip.
Dua lap menjelang finis, setelah pergantian ban yang luar biasa oleh Rosberg, Raikkonen berhasil mengambil keuntungan penuh saat rivalnya itu melebar di sebuah tikungan, dan meng-overtake dia di tikungan berikutnya. Raikkonen pun menjadi pebalap kedua yang melintasi garis finis setelah Hamilton. Rosberg harus puas di tempat ketiga.
"Hei Iceman, kamu luar biasa. Aku bangga padamu. Grande, Kimi," seru Team Principal Ferrari, Maurizio Arrivabene, di ruang timnya β dengan wajah semringah.
Bagi Rosberg ini adalah kesempatan ke-10 dia untuk menaklukkan sirkuit di kota Sakhir tersebut. Kali ini dia akan melakoninya dengan kepercayaan diri yang sangat baik setelah memenangi seri pertama di Melbourne dua pekan lalu.
"Bahrain selalu menyuguhkan hiburan buatku! Aku bertarung hebat dengan Lewis dan juga Ferrari. Aku berharap lebih kali ini, dan sangat menantikan hal itu," ucap pebalap berusia 30 tahun itu, dikutip dari situs resmi F1.
(a2s/din)











































