Toyota: BAR Tidak Hormati Aturan

Toyota: BAR Tidak Hormati Aturan

- Sport
Rabu, 16 Mar 2005 06:27 WIB
Jakarta - Tim Formula 1 Toyota mengkritik langkah BAR Honda yang menarik pembalapnya dari tengah balapan di GP Australia lalu. Toyota menilai BAR tidak menghormati aturan F1.Pada lap terakhir di Melbourne dua pekan lalu, Honda memaksa dua pembalapnya Takuma Sato dan Jenson Button masuk pit stop dan tidak menyelesaikan balapan. Padahal keduanya sama sekali tidak mengalami masalah dengan mobilnya.Alasan BAR melakukan hal ini yaitu untuk mengambil keuntungan dari aturan F1 yang membenarkan tim melakukan pergantian mesin jika tidak menyelesaikan balapan.Tindakan BAR ini memperjelas kelemahan aturan F1 yang di satu sisi mengharuskan penggunaan satu mesin untuk dua balapan. Namun menurut Direktur Teknik Toyota, Luca Marmorini, tindakan BAR tersebut sama saja menghina aturan F1."Banyak sekali kekurangan di aturan baru. Namun oksploitasi masalah yang belum jelas seperti itu, bertentangan dengan makna balapan sebenarnya," ujar Marmorini, seperti dilansir Crash, Selasa (15/3/2005).Di GP Australia lalu dua pembalap Toyota, Jarno Trulli dan Ralf Schumacher juga tidak memperoleh poin. Namun tim pabrikan Jepang itu memilih tetap menyelesaikan balapan."Kami sepenuhnya menghormati maksud dari diterapkannya aturan baru mengenai mesin. Dengan jarak tempuh Ralf 570 km dan Jarno 670 km, besar kemungkinan keduanya akan gagal di Malaysia. Tetapi inilah yang harus kami lakukan jika ingin mengejar nilai," lanjutnya.Sebagai konsekuensi dari etika yang dipertahankan Toyota tersebut, maka di GP Malaysia akhir pekan nanti mesin TF105 akan mengalami ujian yang sangat berat. Jarak tempuh digabung dengan temperatur lingkungan yang cukup tinggi. Jika berhasil menyelesaikan balapan, artinya mesin Toyota benar-benar siap, namun resikonya ada kemungkinan Toyota kembali gagal meraih poin. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads