Setelah delapan tahun terjun ke dunia balap internasional, Rio di tahun 2016 ini akhirnya bisa merasakan berlaga di Formula 1. Pemuda asal Solo berusia 23 tahun itu memperkuat Tim Manor dan sudah menjalani dua race, yakni di Melbourne dan Bahrain.
Bisa masuk ke ajang balap level tertinggi seperti F1 adalah impian buat banyak driver di seluruh dunia. Bahkan setelah benar-benar berada di sana Rio masih tak mempercayainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal lain yang sangat disukai Rio terkait statusnya sebagai pebalap F1 kini adalah dukungan besar yang dia terima dari banyak pihak. Rio selalu dapat dukungan langsung dari warga negara Indonesia yang berada di Australia dan Bahrain.
"Untuk di luar treknya, saya merasa terkesan dengan sambutan warga negara Indonesia di negara tempat saya balapan. Menurut saya ini sangat unik dan menyenangkan."
"Saya senang, dukungan dari fans menambah motivasi untuk saya," lanjut Rio saat ditanya soal fansnya yang terus bertambah banyak. (din/din)











































