Red Bull tidak menyebut dengan jelas apa alasan mereka mengganti Kvyat dengan Verstappen. Namun diyakini pertukaran pebalap itu dilakukan karena penampilan ceroboh Kvyat pada GP Rusia di akhir pekan lalu. Kvyat dua kali menyenggol Ferrari tunggangan Sebastian Vettel di dua tikungan beruntun.
Dengan keluarnya keputusan ini maka Kvyat akan kembali mengendarai Toro Rosso, sementara Verstappen mengisi kekosongan yang dia tinggalkan di Red Bull. Pergantian pebalap ini dimulai pada GP Spanyol (15/5/2016) hingga musim berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memiliki posisi yang unik untuk memiliki keempat pebalap di Red Bull Racing dan Toro Rosso dengan kontrak panjang di Red Bull, jadi kami memiliki fleksibilitas untuk memindahkan pebalap kedua tim," lanjut Horner di situs resmi Red Bull Racing.
Red Bull dan Scuderia Toro Rosso saat ini berada di bawah satu pemilik, yakni Red Bull Racing. Jika (Team) Red Bull bertindak sebagai tim utama, maka Scuderia Toro Rosso menjalani fungsi sebagai tim junior dengan peran tempat pengembangan pebalap sebelum masuk ke tim senior. Namun begitu, sejak tahun 2010 kedua tim itu telah berjalan mandiri sebagai 'sister team'.
"Dany akan bisa melanjutkan pengembangannya di Toro Rosso, di tim yang sangat dia kenak. Itu akan memberi dia kesempatan mendapatkan lagi performa dan potensinya," tuntas Horner.
(din/din)











































