GP Malaysia
Sepang Akan Jelaskan Nasib Ferrari
Sabtu, 19 Mar 2005 20:45 WIB
Sepang - GP Malaysia masih seri kedua musim ini, namun seperti dilaporkan reporter detikcom Salomo Sihombing langsung dari Sepang, banyak hal mengenai Ferrari yang bisa dijelaskan. Bisa dibilang Sepang akan menentukan nasib Ferrari musim ini.Sebelum musim 2005 digelar, Ferrari dengan mobil F2004-M masih diunggulkan akan menjadi juara umum. Namun setelah hampir dua seri berlalu, tanda-tanda dominasi Ferrari masih belum terlihat.Kondisi Ferrari saat ini tentu mengundang pertanyaan. Apakah memang Ferrari sudah tidak seperkasa tahun lalu, atau memang kondisi sekarang ini hanya bersifat sementara.Jika Ferrari mampu menempatkan pembalapnya di podium juara pada balapan besok, mungkin cukup menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada masalah serius dalam tim Ferrari. Namun jika gagal, maka keraguan yang besar akan muncul.Dalam latihan pekan ini, Ferrari menjadi sorotan tim lain karena latihan "ilegal" yang dilakukannya di Eropa. Sudah bertahun-tahun tim Formula 1 sepakat untuk meniadakan latihan tidak resmi pada pekan balapan. Namun tahun ini ternyata kesepakatan itu dirusak Ferrari.Secara hukum ini memang bukan pelanggaran, namun mengapa tahun ini Ferrari melakukannya, bukan tahun-tahun sebelumnya? Ini pertanyaan yang hampir bisa dijawab.Kegagalan Michael Schumacher mendapatkan poin di Australia, dan buruknya hasil latihan serta kualifikasi pertama, membuat Ferrari harus bergerak cepat. Ingat bahwa Ferrari bukanlah tim yang mau meremehkan lawan. Buktinya tahun 2002 lalu tim "Kuda Jingkrak" ini tidak ragu-ragu memakai strategi "team order" untuk mengamankan posisi Schumi, meski sudah unggul cukup jauh. Bisa dibayangkan cemasnya Ferrari saat ini apalagi melihat penampilan tim Renault yang cukup meyakinkan dengan mobil R25-nya. Mobil F2005 akan menjadi satu-satunya harapan untuk secepatnya mengembalikan kepercayaan diri Ferrari. Jika balapan besok Ferrari gagal lagi, mungkin pelanggaran kesepakatan mengenai uji coba akan kembali terjadi di seri ketiga GP Bahrain, 3 April mendatang. Selain itu rencana menggunaan mobil F2005 bulan Mei, kemungkinan besar juga akan dipercepat.Namun kemungkinan tadi hanya jika Ferrari gagal lagi di balapan sebenarnya besok. Tentu akan lain halnya jika salah satu pembalap Ferrari ada yang naik podium, kecemasan tidak akan terlalu besar. Posisi 12 dan 14 di kualifikasi pertama memang bukan hasil yang bagus, namun apapun masih bisa terjadi. Buktinya Barrichello berhasil menjadi runner-up di Australia meski start dari urutan 13.Mungkin pertanyaan terakhir yang muncul ialah, bagaimana jika Barrichello lagi yang menyumbang poin bukan Schumi? Bisa disimpulkan bahwa masalahnya bukan pada tim, tetapi pada Schumi. Hanya saja maukah Schumi atau Ferrari mengakuinya? (lom/)











































