Tak Tahan Panas, Lupakan Sepang

GP Malaysia

Tak Tahan Panas, Lupakan Sepang

- Sport
Minggu, 20 Mar 2005 00:52 WIB
Jakarta - The world's hottest race. Kalimat ini selalu tampil di setiap promosi GP Malaysia. Bagi yang tahan panas, selamat berjuang. Jika tidak, lupakan saja.Klaim Sepang sebagai balapan terpanas musim ini bukan hanya isapan jempol. Seperti dilaporkan reporter detikcom Salomo Sihombing langsung dari Sepang, Minggu (20/3/2005), pada sesi kualifikasi kemarin suhu udara mencapai 40 derajad celcius, sedang suhu lintasan 53 derajad celcius.Bagi pembalap, cuaca panas ini tentunya akan menjadi tantangan yang sangat berat. Bisa dibayangkan bagaimana panasnya pada suhu kondisi demikian panas berada di dalam baju pengaman dan dengan kepala yang tertutup helm.Selain masalah keringat yang pastinya membanjir, masih ada kendala teknis lainnya yang pasti dialami pembalap. Mobil akan semakin sulit dikendalikan karena ban lebih lengket dengan permukaan lintasan.Dengan kendala seperti itu, pembalap juga masih dihadapan dengan tantangan dari desain sirkuit Sepang sendiri. Lintasan yang lebar sangat memungkinkan terjadi aksi salip-menyalip. Artinya di sini pembalap dituntut memiliki konsentrasi yang tinggi. Apalagi Sepang memiliki karakter tikungan yang beragam dengan kombinasi trek lurus yang cukup panjang.Lintasan yang panas juga menuntut perhitungan yang matang dari pembalap untuk menghemat ban. Permukaan ban tentunya akan lebih gampang aus dalam kondisi panas, jika salah perhitungan maka ban bisa pecah, atau setidaknya rusak sehingga akan cukup menyulitkan. Namun tidak hanya pembalap saja yang bertarung dengan panas. Bagi para penggemar F1 yang langsung menyaksikan di sirkuit, panas juga menjadi masalah tersendiri. Tetap bedanya penonton bisa mengakalinya dengan cara membekali diri dengan payung atau minuman dingin untuk penyegar. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads