Schumi Pesimis Pertahankan Gelar
Senin, 21 Mar 2005 06:30 WIB
Jakarta - Juara dunia tujuh kali, Michael Schumacher mengakui pesimis dapat mempertahankan gelar juara musim ini. Dua start buruk musim ini dijadikan alasannya.Di seri pembuka, GP Melbourne Australia dua minggu lalu, Schumacher mengalami kecelakaan dan tidak dapat melanjutkan perlombaan.Di Sepang, Malaysia pembalap Jerman ini hanya mampu finis diurutan ke tujuh. Catatan waktunya pun terpaut 79.92 detik dari juara GP Sepang hari Minggu kemarin, Fernando Alonso. Prestasi yang jauh dari kata memuaskan.Schumi memiliki pendapat sendiri mengenai hasil ini. "Kita memang tidak begitu kuat dalam beberapa hal untuk saat ini," ujarnya seperti dilansir BBC, Senin (21/3/2005).Nada pesimis juga sempat dilontarkannya. "Jika dalam lima atau enam seri balap kami masih mencari setting-an yang pas, maka lupakan saja gelar juara F1," ungkapnya.Performa Ferrari dan Schumacher yang menurun drastis mungkin disebabkan tim kuda jingkrak menunda menurunkan F2005 dan memilih menggunakan update-an mobil F2004. Tak heran, Schumi sangat menantikan GP Bahrain, 3 April nanti, saat F2005 akan dipakai. "Kami tentunya akan sangat senang dapat menggunakan mobil baru. Pastinya larinya akan sangat cepat, tapi jika F2005 belum siap ya itu berarti kami belum siap juga," tambah Schumi lagi.Balapan musim ini memang lebih menarik dibandingkan beberapa musim terakhir. Dominasi Ferrari tidak terlihat lagi dan ini saatnya bagi tim lainnya untuk unjuk gigi. Pembalap Williams, Nick Heidfeld juga setuju akan hal itu.Namun baginya yang lebih menarik adalah bagaimana melihat tim kuda jingkrak ini berjuang kembali ke performanya seperti musim-musim lalu."Ferrari masih mencari setting-annya. Mereka tidak biasa melakukan hal itu dan akan sangat menarik melihat bagaimana mereka mengatasinya," tukas kompatriot Schumi ini. Ferrari, sebagaimana dilaporkan wartawan detikcom, Salomo Sihombing dari Sepang, memang benar benar keteteran. Tak hanya di lintasan balap, tapi juga di tribun penonton. Para pendukung berat Ferrari, yang pada awal awalnya mengelu-elukan penampilan Ferrari ketika berada di lintasan, terlihat lemas. Tim yang mereka jagokan keok.Sang juara dunia 7 kali, Schumi, sepertinya tak mampu memberi perlawanan sama sekali. Bahkan untuk mengejar Red Bull saja, sepertinya tanpa daya. Akibatnya, saat balapan usai, para pendukung Ferrari menggulung bendera bendera berlogo kuda jingkrak itu. Tak ada kemeriahan dari sang hiu merah. (mel/)











































