Review GP Malaysia
BAR-Honda Paling Memalukan
Senin, 21 Mar 2005 16:05 WIB
Jakarta - Dibanding seri pertama di Australia, balapan GP Malaysia berlangsung relatif lebih menarik. Ferrari belum bisa bangkit, namun BAR adalah tim yang paling memalukan.Berikut analisis singkat masing-masing dari GP Malaysia yang digelar Minggu (20/3/2005):RenaultLuar biasa. Dari empat yang tersedia di tangga podium, tiga di antaranya berhasil diraih tim ini. Setelah Giancarlo Fisichella menjuarai GP Australia, giliran Fernando Alonso jadi raja di Sepang. Dua minggu lalu pembalap Spanyol itu finis di tempat ketiga di Melbourne. Kalau saja Fisichella tidak tabrakan dengan Mark Webber, satu podium lagi tampaknya bisa mereka peroleh.R25 terlihat sangat siap musim ini, Michelin pun sangat menopang performa mereka. Dengan kedua pembalap yang berkualitas, bukan mustahil Renault bisa mengakhiri dominasi Ferrari.ToyotaSentuhan Mike Gascoyne mulai tampak menjanjikan. Setelah nihil poin di Australia, dua TF105 sama-sama masuk garis finis di deretan lima besar. Bahkan Jarno Trulli mempersembahkan podium pertama buat tim Jepang ini.Trulli berhasil mengoptimalkan Toyota setelah tampil gemilang selama babak kualifikasi sampai balapan. Ralf perlu lebih tenang agar mobil semenjanjikan ini bias mengangkat dirinya dan tim.McLarenBelum kencang. Ini cukup kentara baik di sesi latihan, kualifikasi, sampai balapan. MP4-20 baru tampak eksentrik dengan 'tanduk' di depan sayap belakang. Kimi Raikkonen memang memegang lap tercepat, tapi tetap tidak ada artinya karena bannya malah jebol. Juan Pablo Montoya? Kalau Fisichella dan Webber tidak tabrakan, mungkin dia tidak dapat lima poin.WilliamsMulai terlihat meningkat jika dibandingkan dengan hasil di Australia. Kecepatan FW27 mulai bersaing, tapi sayang, baru bisa menempatkan satu mobil hingga garis finis.Kalau tidak ada insiden di lap 37, mungkin saja Webber berhasil mencuri podium ketiga. Tapi tak jadi soal, toh Nick Heidfeld berhasil mendapatkannya. Tunggu kiprah Williams di seri berikutnya.FerrariTampaknya F2004-B sudah harus masuk kandang. Mobil yang sangat saksi di tahun 2004 itu ternyata tak bisa beradaptasi dengan seperangkat aturan baru 2005. Fans Scuderia pasti sedih melihat Rubens Barrichello dan Michael Schumacher tertatih-tatih membawa si merah ini.Jika diteruskan, bisa-bisa mereka dipermalukan bahkan oleh Red Bull. Jadi, daripada kelamaan, sebaiknya F2005 segera diluncurkan tanpa menunggu GP Spanyol di bulan Mei.BARMemalukan. Sengaja tidak finis di Australia agar bisa pakai mesin baru, ternyata mesin itu malah jebol! Pantas saja Jenson Button gusar bukan kepalang karena hanya bisa membalap kurang dari tiga lap di Sepang. Naga-naganya BAR bakal mengalami kemunduran dibanding tahun lalu. Buktinya, di Australia BAR007 bermasalah dengan aerodinamika, dan di Sepang giliran mesin ngadat. Kasihan Anthony Davidson karena durian yang semestinya jatuh di dekatnya malah menimpa kepalanya.Red BullBerbahagialah David Coulthard karena sejauh ini karirnya diselamatkan Red Bull. Faktanya, dan entah bagaimana bisa, RB01 bisa tampil stabil, bahkan mengalahkan Ferrari. Agaknya "banteng" lebih kuat daripada "Jaguar". Coulthard dan Christian Klien kembali memungut poin.SauberPetronas, perusahaan raksasa Malaysia yang sedang merayakan 10 tahun partisipasinya di arena Formula 1, tidak diberi hadiah berkesan oleh tim yang mereka sponsori. Felipe Massa nyaris tak punya sesuatu untuk diperhatikan orang, sedangkan Jacques Villeneuve memelintirkan mobilnya sendiri sampai tak bergerak di lintasan pasir. JordanSebagai tim penghibur, bisa finis saja sudah termasuk lumayan. Dan untuk kedua kalinya berturut-turut di kuning nan polos ini bisa menyelesaikan lomba, meskipun tertinggal dua lap dari sang juara. Narain Karthikeyan dan Tiago Monteiro tak mau berjauhan dalam start dan finish. Tapi Karthikeyan selalu lebih unggul dari partnernya itu.MinardiChrsitijan Albers jadi tumbal Minardi karena dari tujuh sesi di Malaysia ia enam kali berada di posisi terbawah, sedangkan Patrick Friesacher selalu berada persis di depannya. Apa boleh buat, Minardi memang anak bawang di pentas ini. Biarlah Paul Stoddart saja yang lebih terkenal dan lebih sering diekspos media ketimbang kedua pembalap tersebut. (a2s/)











































