"Sebenarnya belum ada perkembangan terbaru, hanya memang saat ini pembicaraannya masih terus berlangsung. Bisa dibilang 50:50," kata Manajer Rio, Piers Hunnisett, ketika dihubungi Selasa (7/6/2016).
Tak hanya itu, Piers juga memastikan jika Rio sampai saat ini mendapatkan pelayanan yang sama dari segi teknis dari timnya, kendati tenggat pembayaran sudah lewat. "Iya, tidak ada yang berubah dari sisi teknikalnya," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertamina sebagai sponsor utama membantu Rio sebesar 5 juta euro, sementara dari pihak Rio menyerahkan 3 juta euro. Artinya, masih ada kekurangan 7 juta euro yang harus dicarikan jalan keluarnya.
Sejumlah kabar beredar menyebutkan Rio harus segera melunasi kekurangan pembayaran tersebut. Jika tidak dia terancam hanya membalap di F1 selama setengah musim (10-11 seri).
Manajemen Rio sendiri telah meminta perpanjangan waktu pembayaran karena ada niat dari salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membantu. BUMN yang masih belum diperbolehkan disebut namanya itu meminta batas waktu pembayaran diperpanjang hingga akhir bulan ini.
"Nanti saja kalau sudah ada info baru saya kabari. Untuk Manor kami hanya bisa bilang bahwa kita masih menunggu kabar dari calon sponsor. Minggu kemarin memang ada rencana dari salah satu BUMN ingin mengusahakan untuk mencarikan dengan BUMN lain ataupun pihak swasta," kata ibunda Rio, Indah Pennywati, saat dihubungi terpisah. (mcy/din)











































