Rio memulai GP Hongaria dari posisi paling buncit. Tak ada peningkatan posisi diraih pebalap asal Indonsia itu setelah menjalani 70 putaran: dia finis di urutan 21, menjadi pebalap yang terakhir yang bisa menuntaskan perlombaan.
Dalam pernyataannya usai balapan, Rio tak menyangkal kalau race di Sirkuit Hungaroring sulit untuknya. Apalagi strategi-strategi yang disiapkan ternyata tak berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rio memakai strategi satu pit stop dalam balapan tersebut. Pada awalnya balapan berjalan oke untuk driver asal Solo itu, namun itu tak bertahan lama.
"Saya cukup baik di awal balapan dan sepertinya kami akan berhasil dengan satu pit stop. Menggunakan ban medium kecepatan kami tentu saja tidak sebagus itu, tapi degradasi ban tidak seburuk memakai ban lunak dan selalu baik untuk mencoba sesuatu yang berbeda dibanding mobil lain, berjaga-jaga kalau saja kami berhasil dengan hal itu," lanjut Rio dalam rilis yang diterima detikSport. (din/raw)











































