FIA Larang Pembalap Pakai Perhiasan
Kamis, 31 Mar 2005 09:50 WIB
Jakarta - Michael Schumacher harus melepaskan jimat batunya setiap berada di belakang kemudi. Pasalnya FIA melarang setiap pembalap untuk memakai segala bentuk perhiasan kala membalap. Dalam pertemuan yang digelar di Paris, Rabu (30/3) malam, FIA memutuskan demi alasan keamanan setiap pembalap tak diperbolehkan untuk mengenakan perhiasan kala berada di belakang kemudi. Beberapa pembalap diketahui mengenakan perhiasan. Dua pembalap tim Red Bull Racing, Christian Klien dan Viantonio Liuzzi, diketahui memakai anting-anting.Klien adalah pembalap kedua tim yang dahulu bernama Jaguar Racing tersebut, sedangkan Liuzzi merupakan pembalap ketiga yang terjun dalam sesi latihan hari Jumat. Yang juga mengenakan perhiasan adalah juara dunia tujuh kali dari tim Ferrari, Michael Schumacher. Schumi mengenakan semacam jimat dari batu pemberian istrinya, Corrina. Meski demikian dilansir eurosport, Kamis (31/3/2005), FIA belum menjelaskan sanksi atau mekanisme pengawasan terhadap peraturan ini. Namun peraturan tersebut tampaknya sudah akan berlaku sejak GP Bahrain akhir pekan ini. Peraturan penting lain yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut adalah bahwa belum akan ada pembatasan jumlah produsen penyuplai ban hingga tahun 2008. Dengan demikian dipastikan kalau diterapkan peraturan soal penggunaan produsen ban tunggal yang sempat dibicarakan sebelum musim balap 2005 ini bergulir. Selain itu, ditentukan kalau segala regulasi baru untuk musim balap 2008 --saat Concorde Agreement berakhir-- harus sudah dikemukakkan mulai akhir tahun ini.Sejauh ini baru Ferrari yang telah menandatangani perpanjangan Concorde Agreement. Sedangkan lima --dari sembilan tim-- mengancam akan menggelar even F1 tandingan mulai akhir tahun 2007. Seluruh tim akan membicarakan soal regulasi musim balap 2008 tanggal 15 April mendatang. (mel/)











































