Balapan di sirkuit Sepang, Minggu (10/2/2016) siang WIB berjalan sulit sejak awal untuk Rosberg. Selepas start, dia terlibat insiden pada tikungan pertama.
Rosberg melintir setelah ditabrak pebalap Ferrari Sebastian Vettel. Beruntung bagi pebalap berbendera Jerman itu, mobilnya tak mengalami kerusakan serius dan bisa melanjutkan balapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga pada prosesnya dihukum mundur tiga grid pada balapan berikutnya di GP Jepang plus dua poin penalti. Rosberg secara terbuka mengkritik rivalnya tersebut.
"Saya ditabrak dari samping oleh empat kali juara dunia yang lepas kendali. Saya sempat berpikir balapan sudah berakhir," kata Rosberg dikutip Motorsport.
"Saya senang mampu bangkit dan berjuang sampai ke podium. Secara umum saya mengharapkan hari yang lebih baik, tapi ya terkadang memang begini," imbuhnya.
Insiden itu bukan satu-satunya hal buruk untuk Rosberg. Pebalap 31 tahun itu dihukum penalti 10 detik setelah manuvernya untuk melewati Kimi Raikkonen (Ferrari) di lap ke-38 dinilai terlalu agresif.
Bagian depan kanan mobil Rosberg memang sempat menyenggol mobil Raikkonen, dalam manuver yang dilancarkan di tikungan kedua itu. Rosberg menerima penalti itu, toh tak mengubah posisinya di akhir balapan karena jarak dengan Raikkonen di posisi empat sangat lebar.
"Saya melakukan manuver dan kami bersentuhan. Saya tidak bisa mengingat detailnya. Pastinya itu adalah manuver yang agresif. Mereka menilai itu sedikit terlalu agresif dan begitulah," ujarnya.
Dengan hasil di GP Malaysia ini, Rosberg kini memimpin klasemen kejuaraan dunia dengan nilai 288. Dia unggul 23 poin dari rekan setimnya, Lewis Hamilton, di posisi dua. (raw/cas)











































