Taktik melambat Hamilton melahirkan kontroversi di balapan pamungkas F1 2016. Dalam usaha menjaga asa juara dunia di persaingan dengan Nico Rosberg, rekan setimnya di Mercedes, Hamilton mengabaikan instruksi tim dan melambatkan mobil beberapa lap jelang finis.
Pada akhirnya taktik itu tidak berhasil untuk Hamilton. Kendatipun jadi pemenang GP Abu Dhabi, ia tetap harus merelakan gelar juara dunia disabet oleh Rosberg yang menuntaskan balapan di posisi kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari Selasa (29/11/2016) ini Hamilton justru sudah bergabung lagi dengan para koleganya di Mercedes untuk melaju di sirkuit Yas Marina dalam tes dua hari ban Pirelli.
"Tes ini merupakan yang terakhir dalam rangkaian tes dari Pirelli untuk mengevaluasi ban lebih lebar yang akan digunakan di mobil F1 tahun depan, yang juga disebut-sebut akan sangat berbeda dengan ban di 2016," sebut Formula1.com.
Tiga tim terlibat dalam sesi tes ini, yakni Mercedes, Red Bull, dan Ferrari. Hamilton sendiri disebut akan melakukan tes hari ini secara bergantian dengan pebalap cadangan Mercedes, Pascal Wehrlein. Sementara itu Ferrari diwakili Kimi Raikkonen sedangkan Daniel Ricciardo dan Max Verstappen sama-sama hadir untuk kubu Red Bull.
Perubahan regulasi musim depan membuat ukuran ban bakal lebih lebar, berkisar 25 persen, dengan ban belakang dari 325mm jadi 405mm dan ban depan dari 245mm menjadi 305mm.
(krs/fem)











































