Jelang GP San Marino
Renault Dukung Penuh Fisichella
Selasa, 19 Apr 2005 00:46 WIB
Jakarta - Giancarlo Fisichella menargetkan juara di hadapan publiknya di Sirkuit Imola. Untuk mencapai tujuan tersebut, Renault siap mendukungnya secara penuh. Fisi sesungguhnya memulai musim balap 2005 dengan menawan. Dengan mobil RS25 pembalap asal Italia tersebut mampu meraih gelar juara di GP Australia. Sayang di dua GP berikutnya, yaitu di Malaysia dan Bahrain, dia mengalami kesialan beruntun. Fisi gagal finish karena berbagai masalah. Namun, mantan pembalap Jordan dan Benetton ini bertekad mengubah nasibnya di GP San Marino yang akan berlangsung di Sirkuit Imola. Terlebih, sirkuit Imola memberikan kenangan tersendiri buatnya. "Saya memenangkan balapan Formula 3 pertama kali di sirkuit tersebut, disana pula saya mendapatkan angka pertama saya di kejuaraan ini (Formula 1) bersama Jordan. Bisa dibilang sirkuit ini bukan cuma sirkuit tua buat saya," tuturnya kepada Gazzetta dello Sport, Selasa (19/4/2005).Namun demikian diakui Fisi, dirinya tetap akan menghadapi tantangan yang tak mudah. Utamanya dari para pembalap Toyota dan pembalap Ferrari Michael Schumacher, yang telah menggunakan mobil baru mereka F2005. "Kami telah melihat di Bahrain bagaimana Michael bisa sebegitu dekat dengan Fernando (Alonso). Kini mereka memiliki waktu untuk mengembangkan mobil, pastinya kami akan menghadapi pekerjaan yang sulit kedepannya," aku pembalap 29 tahun tersebut. Menjelang GP seri keempat yang akan digelar di Imola, (24/4/2005), Fisi baru mengoleksi 10 angka. Dia tertinggal 16 angka dari rekan setimnya, Alonso, yang juga sudah memenangkan dua seri kejuaraan musim ini. Namun demikian Fisi bakal mendapatkan dukungan penuh dari tim. Termasuk diantaranya adalah mendapatkan mesin modifikasi RS25, yang sedianya baru dipakai Renault mulai GP seri kelima di Barcelona. Dikatakan direktur teknik Renault, Rob White, pihaknya akan mempercepat pengerjaan mesin RS25B (modifikasi dari mesin yang dipergunakan sekarang--Red) agar di San Marino nanti mesin tersebut dapat menjadi pilihan buat Fisi. "Keputusan terakhir tergantung kepada hasil tes dyno dan hasil analisis dari berbagai tes yang kami lakukan di Sirkuit Paul Richard. Tapi kami takkan mengambil jalan pintas apapun demi menurunkan RS25B di Imola bukan di Barcelona," tandas White. (mel/)











































