Mercedes, yang dibela Hamilton, sudah sedemikian dominan di F1 dalam beberapa musim terakhir. Hal itu membuat Hamilton acapkali jadi cuma bersaing dengan Nico Rosberg, rekan satu timnya sebelum pensiun akhir musim lalu.
Akan tetapi, musim ini memberi nuansa berbeda setidaknya jika menilik pramusim dan hasil GP Australia. Vettel, yang tampil menjanjikan di pramusim, berhasil membawa Ferrari memenangi balapan pembuka musim akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir tahun ini kita sedang melihat para pebalap terbaik di posisi teratas," lanjut juara dunia F1 sebanyak tiga kali tersebut.
Pun begitu, Hamilton berandai-andai jika saja persaingannya dengan Vettel juga diramaikan oleh Fernando Alonso, juara dunia F1 2005 dan 2006 yang gagal finis di Melbourne dan tanpa podium bersama McLaren-Honda sedari awal 2015.
"Tentu saja akan lebih menyenangkan jika Fernando juga ikut serta di atas sana (persaingan papan atas), tapi kelihatannya belum akan terjadi dalam waktu dekat," ujar Hamilton.
"Setidaknya kami memiliki seorang pebalap hebat dalam sosok Sebastian dengan empat titelnya, (yang sudah) menghentak F1, terus menjadi sebuah kekuatan besar dan akan terus begitu untuk bertahun-tahun mendatang.
"Saya amat bersyukur bisa memiliki persaingan ini dengan dirinya, dengan Ferrari. Ini menyenangkan," sebutnya.
(krs/nds)











































