Aturan Baru Kualifikasi F1 Dibahas

Aturan Baru Kualifikasi F1 Dibahas

- Sport
Minggu, 24 Apr 2005 10:52 WIB
Jakarta - Aturan kualifikasi Formula 1 yang menggunakan sistem agregat dikeluhkan banyak tim. Mayoritas tim kini lebih memilih kembali menggunakan aturan lama.Sebelum musim 2005 ini, Formula 1 menentukan pole positions dengan melihat hasil tercepat dari tiap pembalap dari dua kualifikasi, bukan dengan menjumlahkannya.Setelah sesi kualifikasi I kemarin (Sabtu 23/4/2005), semua pimpinan tim kecuali Bos Ferrari Jean Todt melakukan pertemuan dengan pemilik hak promosi Formula 1 Bernie Ecclestone untuk membahas masalah ini. Hasilnya terungkap bahwa semua tim lebih menginginkan kualifikasi dilakukan seperti aturan sebelumnya.Selain sistem agregat yang dinilai kurang adil, semua tim peserta diskusi di paddock sirkuit Imola itu juga menilai kualifikasi pada hari Minggu kurang efektif. Waktu yang dimiliki untuk melakukan perbaikan sangat sempit jika saat kualifikasi kedua terjadi masalah pada mobil.Hasil pertemuan tersebut memang menunjukkan adanya satu suara pada mayoritas tim. Namun demikian untuk merubah aturan kualifikasi tidak bisa dengan serta merta. "Kita akan lihat apa yang bisa kita lakukan. Kita semua sepakat untuk kembali ke aturan sebelumnya, semuanya melakukan kualifikasi dan pembalap yang tercepat berada paling depan," ujar Ecclestone seperti dilansir F1racing, Minggu (24/4/2005).Sementara itu Bos Minardi Paul Stoddart yang merupakan salah satu yang sangat menginginkan perubahan, pesimis kesepakatan mayoritas tim Formula 1 ini akan menjadi keputusan yang bisa diterapkan musim ini. Pasalnya butuh satu suara lagi dari tim Ferrari yang tidak hadir agar diperoleh keputusan bulat. "Saya tidak mengatakan tidak mungkin (untuk musim ini), tetapi yang pasti kami memikirkan ini tidak hanya untuk satu musim," ujarnya. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads