Setelah seri Kanada, Formula 1 kembali ke Eropa dengan sirkuit jalanan Baku, Azerbaijan menjadi tuan rumah akhir pekan ini. Di seri ke delapan ini, Hamilton bermodalkan kemenangan dari Kanada.
Di seri itu, Hamilton tampil impresif dengan tak terkalahkan sejak kualifikasi hingga menyentuh finis saat balapan. Itu adalah kemenangan ketiganya musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah dua kali pebalap asal Inggris itu finis di luar zona podium. Hamilton pun membandingkannya dengan sang rival, Sebastian Vettel, yang menunggangi Ferrari. Vettel sejauh ini baru sekali finis di luar tiga besar, kala menuntaskan seri Kanada di posisi empat.
"Konsistensi adalah kunci memenangi kejuaraan. Sampai sekarang, Sebastian sudah punya konsistensi untuk memenangi kejuaraan jadi kami harus lebih baik kalau mau mencoba memenangi titel ini," tegas Hamilton sebagaimana dilansir The Guardian.
Alhasil Hamilton tertinggal di klasemen kejuaraan dunia. Dia kini ada di posisi dua dengan nilai 129, tertinggal 12 angka dari Vettel.
Kemenangan di Sirkuit Baku akan membuat Hamilton bisa terus menempel ketat Vettel. Tapi sekali lagi ia menegaskan bahwa untuk mengincar hadiah besarnya yakni juara dunia, kuncinya cuma konsistensi.
"Mereka (Ferrari) sudah punya musim yang lebih konsisten sejauh ini. Sementara kami lebih naik turun. Saya rasa mereka masih favorit mengingat realitanya mobil mereka tampaknya bekerja dengan baik di semua tempat. Tapi saya kira ada banyak potensi yang belum terbuka pada mobil kami," sambungnya. (raw/din)











































