Mesin Ferrari Barrichello Retak

Jelang GP Spanyol

Mesin Ferrari Barrichello Retak

- Sport
Sabtu, 07 Mei 2005 22:54 WIB
Jakarta - Mesin Ferrari 2005 Rubens Barrichello diketahui retak usai latihan hari Sabtu (7/5/2005). Akibatnya Barrichello harus ganti mesin dan dihukum 10 grid posisi start.Hasil buruk yang dialami Barrichello di sesi kualifikasi musim ini tampaknya masih akan terus berlanjut. Tiga seri sebelumnya pembalap asal Brasil ini selalu berada di luar peringkat sepuluh besar hasil kualifikasi.Direktur Teknik Ferrari Ross Brawn menjelaskan bahwa mesin 055 yang dipakai Barrichello, diketahui mengalami retak pada blok silindernya usai sesi latihan resmi terakhir. Akibatnya Ferrari harus menggantinya dengan mesin yang baru."Kami menemukan retak pada blok silinder, dan ini terjadi usai sesi latihan. Awalnya kami mendapati bahwa mobilnya menggunakan oli lebih banyak dari biasanya, dan setelah diperiksa ternyata karena retak," ujar Brawn seperti dilansir Crash, Sabtu (7/5/2005).Ini merupakan pertama kalinya Ferrari mengalami kegagalan mesin serius seperti keretakan pada blok silinder Bahkan secara umum kegagalan seperti ini sangat langka dialami tim Formula 1. Bisa jadi ini merupakan indikasi awal kegagalan mobil F2005 yang menjadi kendaraan Ferrari musim ini, meski Ferrari menganggapnya bukan masalah besar."Saya pikir ini bukan masalah serius, tetapi memang tidak biasa. Kami tidak pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Kami tidak khawatir tetapi kami akan meneliti mesinnya dan mempelajari apa yang sebenarnya terjadi," lanjut Brawn.Dengan masalah ini dipastikan Barrichello harus kembali start dari posisi belakang. Pasalnya meski besok catatan waktunya yang tercepat, tetap saja maksimal start dari urutan kesebelas. Namun Barrichello bukan satu-satunya pembalap yang terkena hukuman turun 10 grid. Hari Jumat kemarin pembalap tim Williams BMW Nick Heidfeld juga mengganti mesinnya dengan mesin baru, sehingga juga turun 10 peringkat. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads