Jelang GP Monaco
Villeneuve: Saya Hampir Terbunuh
Minggu, 22 Mei 2005 06:24 WIB
Jakarta - Pembalap tim Sauber Petronas Jacques Villeneue mengaku dirinya serta beberapa penonton bisa saja terbunuh dalam kecelakaan di sesi latihan Sabtu (21/5/2005) kemarin. Penyebabnya adalah cara membalap pembalap McLaren Mercedes Juan Pablo Montoya yang "bodoh dan berbahaya".Di sesi free practice keempat kemarin, sempat terjadi kecelakaan yang melibatkan Villeneuve, pembalap Red Bull David Coulthard dan pembalap Toyota Ralf Schumacher. Ketiganya bertabrakan akibat ulah Montoya yang tiba-tiba mengurangi kecepatan jalur cepat. Setelah mendengar pendapat ketiga pembalap yang disertai dengan bukti video rekaman saat balapan terjadi, stewards lomba akhirnya menjatuhkan sanksi tidak mengakui hasil kualifikasi I Montoya.Kerusakan mobil yang dialami Villeneuve cukup parah. Juara dunia tahun 1997 itu bahkan mengatakan bahwa dirinya serta penonton yang berada di sekitar lokasi kecelakaan hampir saja menjadi korban."Itu tindakan yang sangat bodoh, bisa menyebabkan saya dan beberapa orang yang berada di hotel meninggal. Anda harus mengatakan bahwa hal itu sangat berbahaya," ujar Villeneuve seperti dilansir BBC, Minggu (22/5/2005). "Saya beruntung menabrak gear box David, tidak ban belakangnya. Anda tidak seharusnya melaju 80 km/jam di olahraga yang biasanya 280 km/jam di daerah tertutup seperti itu. Anda harus ingat bahwa ada pembalap lain di lintasan," lanjutnya. Villeneuve sendiri memiliki kenangan buruk dengan kecelakaan di lintasan balap F1. Ayahnya Gilles meninggal dunia tahun 1982 akibat kecelakaan di sesi latihan GP Belgia. (lom/)











































