DetikSport
Senin 09 Oktober 2017, 08:26 WIB

Raikkonen Aneh dengan Masalah Ferrari

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Raikkonen Aneh dengan Masalah Ferrari Foto: Mark Thompson/Getty Images Sport
Suzuka - Sebastian Vettel mengakhiri balapan di GP Jepang secara prematur, tak lama selepas start. Rekannya di Ferrari, Kimi Raikkonen, heran dengan isu teknis timnya.

Vettel keluar dari balapan di sirkuit Suzuka, Minggu (8/10/2017) kemarin pada putaran keempat. Masalah mesin, ditengarai dari busi yang sempat diketahui saat putaran pemanasan sebelum start, menjadi pemicunya.

Ini jadi kedua kalinya dalam tiga balapan terakhir di mana Vettel gagal menuntaskan balapan. Di Singapura lalu, dia juga mengakhiri balapan hanya sesaat setelah start usai menyenggol Max Verstappen dan kemudian menabrak Raikkonen.

Secara khusus, ini adalah kedua kalinya secara beruntun Ferrari mengalami masalah mesin. Sebelumnya di GP Malaysia, Raikkonen batal start karena masalah mesin.

Raikkonen pribadi merasa aneh bahwa Ferrari selalu mengalami masalah tepat sebelum melakukan start di dua balapan terakhir.

"Situasinya jauh dari ideal tapi juga sedikit aneh karena di balapan sebelumnya, Seb mengalami isu di hari Sabtu, sebelum kualifikasi. Tapi sekarang, sudah dua kali mobil-mobil kami berjalan dengan baik di kualifikasi dan kemudian di hari Minggu-nya saat hendak balapan kami menemukan sejumlah isu," ungkap Raikkonen dikutip Crash.

"Tentunya ini bukan sesuatu yang kami perkirakan, muncul saja tiba-tiba. Jadi kami harus melihat kenapa hal ini terjadi dan membereskannya. Ini adalah satu dari hal-hal yang tiba-tiba menghantam Anda di momen ketika tak ada banyak hal yang bisa Anda lakukan," imbuhnya.

Secara kecepatan, Raikkonen percaya Ferrari punya bekal bagus untuk bersaing dengan Mercedes dan Red Bull. Oleh karena itu persoalan reliabilitas perlu diatasi segera.

"Saya rasa kami punya kecepatan yang cukup bagus normalnya. Tapi ketika Anda tak menuntaskan balapan, ya itu tak ada gunanya. Kami harus memperbaikinya dan menemukan kenapa kami mengalami isu-isu ini belakangan," sambungnya.

"Kami harus menuju ke setiap akhir pekan dengan memulai lagi dari nol dan melakukan yang sebaik mungkin untuk menghindari isu-isu dan kesalahan," tandas Raikkonen.

Untuk Vettel, kegagalan finis di Jepang membuat kans juaranya semakin tipis. Dia tertahan dengan perolehan 247 poin di posisi dua, sementara Lewis Hamilton memimpin dengan 306 angka.
(raw/nds)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed