Jelang GP Eropa
Solusi Masalah di Tubuh Williams
Minggu, 29 Mei 2005 15:28 WIB
Jakarta - Posisi start terdepan yang diperoleh Nick Heidfeld dan ketiga Mark Webber cukup menggembirakan. Apakah ini menjadi jawaban atas permasalahan di tubuh BMW Williams?Pekan lalu di GP Monaco untuk pertama kalinya Heidfeld dan Webber sama-sama naik podium. Prestasi tim Williams pun semakin bersinar pekan ini setelah dua pembalapnya menempati posisi start satu dan tiga.Di tengah gonjang-ganjing akan berpisahnya tim Williams dengan BMW, hasil ini tentu akan menjadi dorongan semangat untuk bersaing dengan tim lain. Namun permasalahan sebenarnya terletak pada tim Williams sendiri.Musim lalu di Nurbugring selain karena kemampuan mobil yang tidak optimal, Williams hanya memperoleh satu poin akibat dua pembalapnya saling tabrakan. Saat itu Juan Pablo Montoya dan Ralf Schumacher berbenturan di tikungan pertama, akibatnya Ralf berhenti dari balapan sedangkan Montoya hanya finis di urutan delapan. Padahal saat start keduanya berada berurutan di posisi delapan dan sembilan.Persaingan terbuka antara dua pembalap Williams kemungkinan akan terjadi kembali di balapan malam ini Minggu (29/5/2005). Jika terlalu bernafsu, Webber dan Heidfeld bisa-bisa akan saling beradu yang beresiko merugikan tim Williams sendiri.Selain masalah persaingan antar pembalap, tim Williams juga dikenal lemah saat melakukan start. Kerap kali Heidfeld dan Webber harus kehilangan posisinya di tikungan pertama balapan akibat telat start atau pengambilan jalur yang tidak pas. Di GP Monaco lalu hal ini kembali terlihat, namun Williams beruntung karena di tolong beberapa kecelakaan yang melibatkan pembalap lain.Musim lalu dua pembalap Ferrari Michael Schumacher dan Rubens Barrichello berhasil finis berurutan di depan. Hasil yang diraih Schumi memang sangat pantas karena start dari posisi terdepan. Namun Barrichello yang menyodok dari start ketujuh merupakan hasil yang cukup sensasional. Meski kali ini kedua pembalap Ferraro hanya berada di posisi start tujuh dan sepuluh, namun tetap saja Ferrari harus dihitung sebagai ancaman serius.Selain Ferrari, pembalap tim McLaren Kimi Raikkonen yang start kedua juga tidak bisa dianggap enteng. Pembalap asal Finlandia ini sedang mengincar gelar ketiga berturut-turut, menyamai hasil yang diraih pembalap Renault Fernando Alonso. Artinya Williams harus ekstra hati-hati. Kedua pembalapnya tidak boleh saling "gebuk", jika masih ingin menjadi kompetitor utama musim ini. (lom/)











































