detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 20 Des 2017 07:49 WIB

Ancaman Mundurnya Dinilai Cuma Gertakan, Ferrari: Mereka Main Api

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Foto: Mark Thompson/Getty Images Foto: Mark Thompson/Getty Images
Maranello - Ferrari menegaskan ancaman mundur mereka dari Formula 1 tak main-main. Tim 'Kuda Jingkrak' itu tak tertarik dengan sejumlah ide baru penyelenggara.

Ferrari beberapa waktu lalu menyatakan ancaman mundurnya dari F1 setelah pemilik hak komersial baru ajang ini, Liberty Media, mengungkap sejumlah ide anyar. Salah satu ide itu adalah memotong uang hadiah, sementara Ferrari merupakan tim dengan pemasukan terbanyak dari sana.

Ferrari punya bonus karena adanya komitmen besar terhadap olahraga ini. Tim yang berbasis di Maranello ini satu-satunya tim yang tak pernah absen dari kejuaraan sejak 1950 silam.


Ide lainnya adalah menstandarkan alias menyamakan mesin mobil. Ide ini dinilai bakal membuat persaingan lebih ketat dan biaya pengembangan mobil lebih murah. Tapi Presiden Ferrari Sergio Marchionne menyebut ide itu berlawanan dengan DNA F1 selama ini.

Marchionne makin kesal karena di tubuh manajemen F1 yang baru di bawah Liberty Media, ada sosok berpengalaman macam Ross Brawn, yang merupakan eks kepala tim Ferrari. Marchionne menegaskan ancaman mundur Ferrari tak main-main, dengan kontrak yang akan habis 2020 mendatang.

"Hal yang membuat saya kesal adalah ada seseorang yang berpengalaman seperti Ross Brawn, yang mencari jalan-jalan yang bertentangan dengan DNA Formula 1. Membuat mobil-mobil jadi sama dengan mesin yang lebih simpel dan murah itu seperti NASCAR, itu tidak menarik buat kami," ungkapnya dikutip Crash.

"Kami perlu menemukan solusi yang seimbang untuk masa depan, yang memuaskan semua orang dan saya rasa kami akan melakukannya tepat waktu. Kalau tidak Ferrari akan pergi. Kalau mereka skeptis dan berpikir kami menggertak, mereka bermain dengan api," imbuhnya. (raw/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed