Webber Serang Ecclestone
Jumat, 10 Jun 2005 11:00 WIB
Jakarta - Mark Webber menyerang bos F1 yang mengesahkan regulasi tentang penggunaan ban. Gacoan Williams itu menuduh Bernie Ecclestone tidak menghiraukan keselamatan pembalap.Regulasi baru balap F1 2005 menyebutkan bahwa satu set ban akan digunakan dalam sesi kualifikasi dan lomba. Ban hanya boleh diganti jika rusak atau pecah ketika balapan sedang berlangsung. Selain itu, haram untuk menukarnya dengan ban baru.Pasal inilah yang membuat Webber mencak-mencak. Lihat saja kasus Kimi Raikkonen saat di sirkuit Nurburgring GP Eropa dua minggu lalu. Pembalap McLaren ini mengalami kecelakaan karena bannya pecah saat ia menggeber MP4-20-nya dengan kecepatan tinggi."Saya pikir kejadian itu sayangnya bukan yang terakhir akan kita lihat, akan ada momen lain ketika pembalap lain memiliki masalah dengan bannya saat lomba berlangsung," tandasnya seperti dikutip Sportinglife, Jumat (10/6/2005).Webber menambahkan bahwa penggunaan satu set ban dalam balapan akan sangat membahayakan bagi pengemudi jet darat itu. Apalagi regulasi ini juga dinilainya sangat tidak adil bagi pembalap yang sudah menguasai balapan tiba-tiba kolaps di tengah perlombaan karena tidak bisa mengganti ban.Pembalap kelahiran Queanbeyan, Australia ini mencontohkan performa Fernando Alonso saat di GP Monaco. Webber mengklaim bahwa pembalap Renault ini tidak bisa melakukan apa-apa ketika grip pada bannya terbilang sangat mengkhawatirkan. Alhasil, Alonso pun harus puas disalip duo Williams dan finis di posisi empat."Saya tidak suka membicarakan tentang apa yang bakal terjadi nanti, tapi setiap pembalap di pit lane/I> juga sepakat akan berkata regulasi itu lebih beresiko. Dan itu sangat jelas," tukasnya.Meskipun komentarnya ini cukup "panas", namun Webber pesimis pendapatnya ini bakal dipertimbangkan oleh Ecclestone dkk. "Opini pembalap tidak dianggap begitu penting karena kami sangat jarang didengarkan. Bahkan mungkin tidak ada yang berubah sama sekali," ujarnya. (ian/)











































