Regulasi F1 Berubah Lagi?

Regulasi F1 Berubah Lagi?

- Sport
Jumat, 17 Jun 2005 21:55 WIB
Jakarta - Perubahan regulasi sepertinya akan kembali terjadi di ajang balap jet darat F1. Adalah presiden FIA Max Mosley yang mengajukan proposal untuk peraturan baru itu. Berhasilkah?Mosley beralasan bahwa regulasi baru yang ditawarkan bisa mengubah seluruh sistem pada F1. Ia bertujuan mengurangi penggunaan sistem teknologi pada mobil F1 dan membolehkan penggunaan peralatan biasa, untuk mengakhiri jumlah pengeluaran dan mengurangi tingkat kecepatan F1 yang terlalu cepat."Memang tidak mudah untuk membeli kesuksesan. Kita membutuhkan sedikit usaha untuk membuat peraturan yang membolehkan tim yang pintar namun kekurangan dana untuk mengalahkan atau berkompetisi dengan rival yang lebih kaya," ungkap Mosley seperti dikutip BBC, Jumat (17/6/2005).Beberapa gagasan perubahan aturan yang tersebut antara lain:- Tim yang tanpa sponsor diperbolehkan membeli mobil lengkap atau setiap bagian pada mobil dari tim/konstruktor lain untuk membantu tim yang tidak mempunyai dana untuk mendesain atau mengembangkan mobil yang ada.- Mengembalikan sistem girbok ke sistem manual dan secara total melarang pemakaian kontrol traksi. - Sistem aerodinamik akan dikurangi hingga 90 persen- Membatasi sistem elektronik, dengan menggunakan software yang disetujui FIA- Penggunaan satu pabrikan banMosley kembali memberikan pendapatnya mengenai regulasi yang ada sekarang ini. Menurutnya masa depan F1 tidak akan bertahan lama jika masih menggunakan pakem yang lama.Ia menambahkan bahwa F1 yang ada sekarang ini sungguh tidak masuk akal, apalagi anggarannya juga tidak terkontrol. Mosley juga berharap agar peraturan ini bisa membuat segalanya kembali normal dan rasional."Meskipun tanpa kolaborasi, FIA setidaknya harus mengurangi pengeluaran dari setiap tim yang ikut di F1 agar setiap tim yang tanpa sponsor bisa tetap bertahan hidup. Jika kami gagal, kami akan kehilangan mereka," tandasnya lagi. Langkah Mosley ini sepertinya sebagai jalan tengah untuk tetap menahan tim-tim F1 selain Ferrari (satu-satunya tim yang menandatangani Concorde Agreement) tetap bergabung dengan FIA. Asosiasi balap jet darat ini juga memberikan waktu hingga 31 Juli kepada semua tim untuk memberikan tanggapannya mengenai hal ini. (ian/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads