Michelin Serukan Boikot, GP AS Terancam Batal
Minggu, 19 Jun 2005 10:06 WIB
Jakarta - Seri kesembilan GP Amerika terancam batal digelar setelah pabrikan ban Michelin menyarankan tim yang menerima pasokannya untuk melakukan boikot.Alasan Michelin melakukan hal ini berkaitan dengan regulasi ban baru yang mungkin bagi mereka sangat merugikan dan membahayakan pembalap. Alhasil, Michelin menyarankan pada tujuh kliennya (baca: tim) tidak ambil bagian dalam lomba yang bakal berlangsung beberapa jam lagi.Berawal dari insiden kecelakaan Ralf Schumacher karena kerusakan pada ban pada sesi latihan Jumat (17/6) lalu, pihak Michelin menginginkan sepasang ban yang digunakan pada lomba nanti diganti dengan yang baru. Pasalnya kerusakan pada ban itu, penyebabnya tidak dapat mereka ketahui.Karena hal itulah, Michelin ingin mendatangkan ban baru dari pabrik mereka di Prancis, namun regulasi FIA melarang penggunaan ban baru saat memasuki pekan balapan.Langkah Michelin ini ternyata mendapat dukungan dari beberapa pihak, salah satunya bos Renault, Flavio Briatore. Dirinya menegaskan bahwa timnya tidak akan ikut berlomba jika Michelin menyarankan hal itu."Kami sepenuhnya mendukung Michelin dalam situasi ini dan dalam usaha mereka mencari solusi terbaik untuk masalah ini," tegas Briatore seperti dilansir BBC, Minggu (19/6/2005).Pembalap Renault, Fernando Alonso, juga setuju dengan pendapat bosnya dan Michelin, namun ia merasa bahwa aksi boikot tidak perlu dilakukan. "Kami semua khawatir, dan semua tim yang memakai Michelin juga merasakan hal yang sama. Jika mereka menyatakan tidak aman, pembalap tentunya setuju untuk tidak membalap, namun hal ini merupakan pilihan yang cukup ekstrim dan hal ini sepertinya tidak akan terjadi," tandasnya.Meskipun demikian, Alonso tetap merasakan bahwa permasalahan pada ban merupakan hal yang cukup vital dan harus sesegera mungkin ditemukan solusinya. "Sangat banyak permasalahan mengenai ban dan saya rasa sangat beresiko jika membalap dengan problem seperti ini," tambahnya lagi.Michelin sendiri sudah melakukan upaya bernegosiasi dengan Asosiasi balap Formula 1 ini. "Kami saat ini sedang melakukan negosiasi dengan FIA tentang kemungkinan ini dan membujuk untuk menggunakan ban baru saat di Indianapolis nanti," ungkap jurubicara Michelin.Tanggapan dari FIA? Hingga saat ini belum ada sambutan balik, namun FIA sudah mengirimkan surat kepada pabrikan ban dan tim-tim F1 untuk mengingatkan dari kewajiban mereka menjaga keamanan setelah apa yang terjadi pada insiden kecelakaan yang terjadi pada Kimi Raikkonen saat GP Eropa bulan lalu.Jika memang boikot terjadi, maka balapan bakal diikuti oleh tiga tim (enam pembalap) yaitu Jordan, Minardi dan Ferrari yang menggunakan pabrikan ban Bridgestone. Sementara tujuh tim lainnya (Renault, McLaren, BAR, Williams, Red Bull, Toyota dan Sauber) sepertinya akan absen. Hal ini berimplikasi dengan tidak akan dilangsungkannya lomba karena aturan menyebutkan bahwa balapan tidak akan digelar jika hanya diikuti kurang dari 12 peserta. (ian/)











































