Pers AS Bicara Indianapolis
Senin, 20 Jun 2005 18:05 WIB
Jakarta - Sudah dapat diduga apa yang terjadi saat di GP Amerika Serikat, Senin (20/6/2005) dinihari WIB, mengundang pro dan kontra. Kita lihat pendapat press di Negeri Paman Sam ini.Curt Cavin dari Indianapolis Star mengaku bahwa dirinya tidak heran atas apa yang dilakukan penonton. Beruntung, ulah penonton tak terlalu parah dalam mengungkapkan rasa kecewanya.Meski demikian, ia tidak menyalahkan seluruh kasus ini pada produsen ban Michelin. Namun seharusnya FIA dapat dengan cepat memberikan keputusan yang tepat sebelum lomba digelar."Setelah apa yang dilempar penonton ke trek saat Nascar tahun lalu. Saya terkejut mereka tidak melempar lebih banyak barang saat lomba F1," ungkap Curt Carvin. "Jika FIA cepat memutuskan peraturan kepada Montoya karena melanggar lampu merah di Kanada, maka seharusnya peraturan di sini dapat cepat dikeluarkan oleh mereka," tegasnya.Sementara Jonathan Ingram dari media Palm Beach Post melihat kejadian ini sebagai suatu kemunduran F1. Ia juga mengingatkan penyelenggara agar jangan mengecewakan penonton."Saya sangat menghormati kedua organisasi, namun hari ini saya mengingatkan baik penyelenggara di Amerika dan juga promotor harus berkerja keras meraih memuaskan fans," ujarnya.Ingram juga mengingatkan bahwa pasar mereka di AS tidak akan bertahan lama jika Formula 1 tidak segera membenahinya, termasuk tim, penyuplai ban dan juga organisasi FIA itu sendiri. Sedangkan Dave Kallmann dari Milwaukee Journal Sentinel mengungkapkan bahwa kerja keras F1 selama lima tahun hilang dan fans mulai mempertanyakan sirkus F1 ini."Fans tidak membayar hanya untuk melihat pertunjukan enam mobil. Anda butuh rencana pendukung dan semua tidak akan ada artinya sekarang," kata Kallmann. "Saya tidak percaya jika seorang tidak dapat menemukan solusi sehingga balapan bisa dilangsungkan dengan baik. Saya juga tidak tahu ingin menyalahkan siapa," ujarnya.Bruce Martin dari National Speed Sport News berpendapat lebih keras. "Tahun lalu lomba sudah bagus dan tahun ini penonton sudah lebih banyak," tukasnya. "Hari ini tidak ada lomba. Itu hanya lomba kerangka. Masalahnya adalah sikap F1 dan birokrasi. Mereka membuat diri mereka seperti sangatlah penting," kritik Martin.Sementara Annie Proffit dari majalah Automobile menyayangkan sikap FIA dan juga ofisial Indianapolis Motor Speedway (IMS) yang terlambat mengambil sikap."FIA seharusnya dapat mengambil tindakan sesuatu yang lebih awal dan menghindari Michelin serta para pembalapnya mundur dari lomba ini," ungkapnya. "Yang juga harus disalahkan adalah Tony George dan ofisial Indianapolis Motor Speedway yang telah membuat perbuatan yang merugikan," ujar Proffit. (key/)











































