Ecclestone Bisa Digugat
Selasa, 21 Jun 2005 15:10 WIB
Jakarta - Lelucon GP AS akhir pekan lalu mungkin akan mampir ke meja hijau setelah pihak pengelola sirkuit Indianapolis diisukan tengah mempertimbangkan mengambil jalur hukum.Seperti dikatakan Presiden Indianapolis Motor Speedway (IMS), Joie Chitwood, pihaknya sedang menganalisis banyak aspek yang ditimbulkan dari aksi boikot tujuh tim pengguna ban Michelin dalam pentas GP AS hari Senin (20/6/2005) dinihari lalu.Akibat aksi tersebut balapan hanya diikuti enam pembalap. Tak pelak kejadian ini mengundang kemarahan sebagian penonton, yang ketika itu disebut-sebut jumlahnya mencapai 150 ribu orang.Bos Formula 1 Bernie Ecclestone kabarnya sampai didampingi pengawal saat meninggalkan trek karena banyak penonton memaki-maki dirinya. Dua kru mekanik tim BAR-Honda bahkan dilaporkan sempat dipukul penonton.Sebagian penonton juga menuntut agar uang tiketnya dikembalikan, sementara harga tiket tersebut berkisar antara Rp 800 ribu sampai 1,5 juta. Kejadian memalukan ini oleh Chitwood dianggap telah merusak reputasi F1 itu sendiri, khususnya di Amerika Serikat. "Ini sebuah langkah mundur yang besar," katanya dilansir Guardian, Selasa (21/6/2005)."Kami tak punya kontrol dalam mengatur sebuah event. Dalam kasus ini yang punya hal itu adalah FIA, manajemen F1, dan Michelin. Saya percaya Mr. Ecclestone menyadari posisi itu maupun ketidaksenangan kami dengan situasi ini."Saat ditanya apakah ada kemungkinan pihak IMS menggugat FIA atau Ecclestone, Chitwood mengatakan, "Kami akan mempelajari situasi dan posisi kami di sini."Rumor yang beredar menyebutkan, IMS tengah menyiapkan gugatan sebesar US$ 13,5 juta atau sekitar Rp 130 miliar atas kerugian imateril yang diterima pengelola sirkuit karena aksi boikot tersebut. (a2s/)











































