Mosley: Boikot Lagi? Tak Mungkin
Senin, 27 Jun 2005 11:31 WIB
Jakarta - Presiden FIA Max Mosley menanggapi ancaman boikot yang dilontarkan oleh bos Minardi Paul Stoddart dengan dingin. Menurutnya tidak bakal ada pemboikotan di GP Prancis. Mosley mengatakan para pemakai ban Michelin tidak akan memboikot GP Prancis karena hal tersebut akan merugikan mereka sendiri. "Organisasi selalu menang. Jadi saya tidak khawatir jika mereka mengambil langkah antagonis. Apa yang bakal mereka lakukan? Jika mereka melakukan pemboikotan artinya mereka memotong hidung mereka sendiri. Itu tidak akan terjadi," tukas Mosley seperti dilansir Guardian, Senin (27/6/2005). Bos Minardi Paul Stoddart beberapa waktu lalu mengingatkan Mosley akan adanya aksi boikot lanjutan yang dilakukan tujuh tim peserta boikot di GP Amerika Serikat lalu. Yang jadi pemicu adalah kemungkinan hukuman berat dari FIA. Disebut Stoddart, FIA mengancam memberikan hukuman berupa teguran hingga larangan berlomba selamanya. Soal ini, Mosley mengatakan pendapatnya. "Jika terbukti terjadi kesalahan yang dilakukan oleh tim di level tertentu, maka larangan bertanding akan dibenarkan. Tapi ada juga beberapa kemungkinan lain seperti pemotongan angka, denda atau teguran," ucap Mosley lagi. Setelah mengklarifikasi ancaman boikot, Mosley malah menuding Stoddart sebagai biang onar. Bos Minardi itu sebelumnya menyalahkannya atas aksi pemboikotan di Indianapolis lalu. "Saya menolong dia ketika tim lain mencoba mencuri uangnya. Tapi setelah mendengar komentarnya reaksi saya adalah sudah jelas kalau dia lupa meminum obatnya," tandas Mosley. (mel/)











































