Enam Tim Michelin Sepakat Banding, Red Bull Pisah
Kamis, 30 Jun 2005 10:54 WIB
Jakarta - Enam dari tujuh tim Formula 1 yang divonis bersalah oleh FIA, sepakat untuk melakukan banding. Satu-satunya tim yang memisahkan diri ialah Red Bull.Dalam pertemuan dengan tujuh tim hari Rabu, (29/6/2005), FIA memutuskan vonis bersalah kepada tim yang memboikot GP Amerika Serikat dua pekan lalu.Ada dua kesalahan yang menurut FIA dilakukan ketujuh tim tersebut, yakni gagal memastikan ketersediaan ban yang aman untuk balapan, dan aksi boikot itu sendiri. Namun enam dari tujuh tim yang divonis bersalah oleh FIA memutuskan untuk melakukan banding.Keenam tim yakni Williams, Renault, BAR, McLaren, Sauber dan Toyota sepakat membuat pernyataan bersama, akan melakukan banding atas putusan FIA. Sementara Red Bull yang memisahkan diri, tidak memberikan penjelasan khusus atas sikap mereka.Dalam pernyataan bersamanya seperti dilansir situs resmi Formula 1, enam tim Michelin menolak dianggap bertanggung jawab atas masalah keamanan ban. Sebab yang memproduksinya adalah Michelin, pabrikan ban yang memperoleh akreditasi dari FIA. Sementara untuk kesalahan kedua yakni mengenai aksi boikot, keenam tim tersebut berargumen bahwa sikap FIA sangat tidak bisa dimengerti. Sebab FIA menegaskan bahwa hanya mobil yang aman saja yang boleh membalap. Namun ketika tim yang merasa tidak aman untuk membalap, mengandangkan mobilnya, FIA malah melawan kebijakannya sendiri.Dengan dua argumentasi tersebut, enam tim Michelin memutuskan akan melakukan banding. Namun kapan banding tersebut diajukan, masih belum diketahui. Sementara hukuman dari FIA juga masih ditunda hingga 14 September 2005. Alasan FIA ialah untuk memberi kesempatan kepada tim yang dinyatakan bersalah, menunjukkan usahanya memperbaiki citra Formula 1. (lom/)











































