Ancaman Baru di Seri ke-10

Jelang GP Prancis

Ancaman Baru di Seri ke-10

- Sport
Sabtu, 02 Jul 2005 03:34 WIB
Jakarta - Prancis yang menjadi tuan rumah GP F1 seri kesepuluh terancam mendapat gangguan. Bukan boikot dari tim F1 seperti yang dikhawatirkan, melainkan aksi anti-globalisasi.Belum hilang diingatan pecinta F1 mengenai aksi pemboikotan di GP Amerika dua minggu lalu, kini muncul ancaman gangguan yang dikhawatirkan mengganggu jalannya perlombaan.Tentunya hal ini sangat dikhawatirkan oleh penyelenggara F1. Masalahnya gangguan semacam ini bisa jadi mengancam kelangsungan F1 dan masa depan ajang balapan termahal di dunia ini secara keseluruhan.Aksi protes yang mengancam kelangsungan balapan di Magny-Cours ini digelar oleh aktivis Anti-Globalisasi. Aksi mereka dimulai dari Lyon, Juni lalu dengan berjalan kaki menuju Magny-Cours untuk menggelar pertemuan dengan seorang petani Prancis dan aktivis anti-Globalisasi, Jose Bove.Hal ini dibenarkan oleh salah satu aktivis Francois Schneider yang melakukan perjalan dengan menunggangi seekor keledai seperti dikutip Eurosport, Jumat (1/7/2005). "Sekitar 100 orang memulai perjalanan mereka dari Lyon. Hingga saat ini sudah ada 300 orang dan mereka berada di utara Nevers untuk beristirahat." Selain dia dan keledainya Jujube, banyak dari aktivis lainnya yang juga membawa keledainya dengan membawa tong-tong minyak.Apa isu dari aksi ini? Adalah penggunaan minyak yang semaunya yang membuat harga minyak di pasaran dunia naik drastis. Para aktivis menyatakan bahwa F1 merupakan simbol dari pembuangan minyak yang tidak terkontrol."Kami ingin mengajak orang-orang untuk memikirkan bagaimana mereka membuang-buang minyak. Bagi kami, GP F1 merupakan simbol dari pemborosan penggunaan minyak. Mereka memiliki banyak minyak untuk dibuang-buang sementara harga per barel minyak terus naik," tukas Schneider lagi.Ia berencana untuk meminta ijin agar bisa dapat masuk ke area ajang Formula 1 untuk berdiskusi dengan penyelenggara perlombaan mengenai aksinya itu. (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads