Tak Senang dengan Komentar DC, Mosley Urung Bertemu Pembalap
Rabu, 06 Jul 2005 07:46 WIB
Jakarta - Presiden FIA Max Moesley membatalkan rencananya bertemu dengan para pembalap F1. Hal ini dikarenakan Mosley merasa tidak senang dengan komentar David Coulthard.Mosley semula dijadwalkan akan mengundang para pembalap dari Grand Prix Drivers' Association (GPDA), hari Jumat (8/7/2005) menjelang GP Inggris minggu depan. Namun baru saja rencana tersebut diumumkan, Mosley malah membatalkannya.Seperti dilansir Eurosport, Selasa (5/7/2005), pembatalan tersebut terkait dengan komentar negatif yang dikeluarkan Coulthard seperti dikutip Times. DC yang merupakan direktur GPDA, mengecam aturan baru yang diterapkan FIA tahun ini, seperti kualifikasi satu lap, dan hukuman 10 grid posisi start jika mengganti mesin."Semua aturan itu--kualifikasi, dan hukuman 10 grid tidak dimaksudkan untuk merusak balapan, tetapi konsekuensinya itulah yang telah mereka lakukan."Komentar tersebut diungkapkan DC, menyinggung insiden yang dialami pembalap McLaren Mercedes, Kimi Raikkonen, di GP Prancis pekan lalu. Saat latihan, Kimi mengalami kerusakan mesin, sehingga harus menggantinya. Akibatnya mantan rekan DC waktu di McLaren itu, terpaksa start dari urutan 13 meski saat kualifikasi mencatat waktu tercepat ketiga.Sebanyak 19 pembalap termasuk test driver, pekan lalu menandatangani pernyataan yang mendukung tim Michelin, dan mengkritik tanggung jawab FIA. Hal ini ditanggapi Mosley yang mengaku "bersimpati terhadap kekhawatiran para pembalap dengan masalah keselamatan. Mosley pun kemudian mengundang para pembalap untuk melakukan pertemuan.Namun kini Mosley telah membatalkan pertemuan tersebut, dan menilai DC-lah yang menjadi pemicunya. "Komentar Anda kepada pers telah merusak rencana pertemuan di Silverstone, dan membuat diskusi yang damai tentang isu keselamatan menjadi tidak mungkin." (lom/)











































