F1 Terancam Ditinggal 7 Tim Michelin

Putusan Bersalah Boikot GP AS

F1 Terancam Ditinggal 7 Tim Michelin

- Sport
Rabu, 06 Jul 2005 19:01 WIB
Jakarta - Makin melebar saja permasalahan boikot tujuh tim Michelin di GP Amerika Serikat lalu. Jika hukuman jadi dijatuhkan diduga F1 akan ditinggalkan oleh tim-tim itu. Seperti dilansir F1 Racing, surat kabar terkenal Inggris 'The Times' memuat analisis mengenai dampak aksi putusan bersalah yang dikenakan FIA kepada tujuh tim Michelin yang memboikot GP Amerika Serikat lalu.Ada dua kesalahan yang menurut FIA dilakukan oleh ketujuh tim tersebut, yakni gagal memastikan ketersediaan ban yang aman untuk balapan, dan aksi boikot itu sendiri.Putusan bersalah pun dijatuhkan FIA. Namun untuk jenis hukumannya akan masih ditunda hingga 14 September 2005. Alasan FIA ialah untuk memberi kesempatan kepada tim yang dinyatakan bersalah, menunjukkan usahanya memperbaiki citra Formula 1.Menanggapi hal itu Williams, Renault, BAR, McLaren, Sauber dan Toyota langsung mengajukan banding. Kemudian disusul Red Bull pada Rabu (6/7/2005) ini melakukan langkah yang sama. Menganalisa langkah-langkah tujuh tim itu The Times memunculkan dugaan F1 harus bersiap diri ditinggal pesertanya. Pasalnya jika memang hukuman jadi diberikan maka bisa dipastikan F1 akan lebih cepat ditinggal oleh tim-tim itu. Mengingat di musim 2008 rencananya akan ada event saingan F1 yakni GPWC (Grand Prix World Championship) yang dimotori tim-tim tersebut.Mengutip pernyataan Paul Stoddart, The Times menulis bahwa GPWC tidak mesti dipercepat per Januari 2006. Tetapi yang lebih memungkinkan adalah menggelar kejuaraan Grand Prix non-championship dalam hitungan minggu.Menyangkut GPWC perseteruan makin memanas antara tim pencetus versus Max Mosley. "Kini makin meruncing antara tim versus Max Mosley yang merupakan sosok rubah politik dengan kekuatan besar," cetus bos BMW Williams Sir Frank Williams.Dengan analisis itu sepertinya makin menguatkan musim depan F1 hanya diikuti Ferrari, Jordan dan kemungkinan Red Bull yang diperkuat mesin Ferrari. Alhasil, F1 bakal ditinggal lari penggemarnya. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads