Jelang GP Inggris
McLaren Ingin Menang di Silverstone
Kamis, 07 Jul 2005 07:33 WIB
Jakarta - Tahun 2001 adalah kali terakhir McLaren juara di Silverstone. Tim asal Inggris itu pun menargetkan kemenangan keempatnya di tahun 2005 di sirkuit kandangnya. Meski dikenal sebagai kandang BAR-Honda dan Jordan, Silverstone sesungguhnya juga menjadi kandang McLaren. Sekitar 90 menit dari sirkuit sepanjang 4,7 km ini berdiri McLaren Technology Centre.McLaren memiliki prestasi apik di sirkuit ini. Mereka sudah memenangi 10 dari 38 race yang pernah digelar Silverstone. Puncaknya, sepanjang 1999-2001 para pembalap McLaren berhasil merajai sirkuit ini. Mengingat keistimewaan Silverstone, tak heran jika McLaren selalu ingin meraih tropi juara di sini. Apalagi kemenangan terakhir McLaren terjadi empat tahun silam melalui Mika Hakkinen. Tahun lalu, mereka hampir melakukannya melalui Kimi Raikkonen. Sayang, Raikkonen terjegal pembalap Ferrari Michael Schumacher. "Saya selalu menikmati GP Inggris. Silverstone adalah trek yang luar biasa untuk dilewati dan trek ini selalu menyuguhkan balapan yang menarik. Semoga itu akan terjadi lagi tahun ini dan saya bisa lebih dekat ke podium dibandingkan tahun 2004," tukas Raikkonen, seperti dikutip F1-Live, Kamis (7/7/2005). Senada dengan Raikkonen, Juan Pablo Montoya juga sudah tidak sabar membalap di Silverstone. "Tahun ini akan menjadi kali pertama saya berlaga di kandang McLaren di Silverstone. Saya memahami orang-orang yang berasal dari Wokind dan Brixworth akan datang untuk menyaksikan kami dan kami berharap kami akan memiliki sesuatu untuk dirayakan," tukasnya. Keyakinan juga diungkapkan CEO McLaren-Mercedes F1, Martin Whitmarsh. Menurutnya keseluruhan paket MP4-20 sangat memungkinan pihaknya buat meraih nomor satu di Silverstone. "Keseluruhan paket MP4-20 yang seperti yang ditunjukkan Juan Pablo dan Kimi di Prancis, membuktikan kalau kami memiliki potensi untuk meraih tangga teratas podium di laga kandang McLaren Mercedes di GP Inggris," tandas Whitmarsh. Di GP Prancis lalu Raikkonen dan Montoya sama-sama tampil baik. Raikkonen mampu meraih runner-up meskipun memulai start dari posisi 13. Sementara Montoya sempat merengsek ke posisi tiga. Sayang pembalap Kolombia itu harus memakirkan mobilnya saat lomba karena mengalami kerusakan hidrolik di lap 46. (mel/)











































