FIA Cabut Putusan Bersalah

FIA Cabut Putusan Bersalah

- Sport
Sabtu, 23 Jul 2005 01:02 WIB
Jakarta - Setelah memperoleh beberapa bukti baru mengenai kasus boikot di GP Amerika bulan lalu, FIA memutuskan untuk mencabut putusan bersalah kepada tujuh tim Michelin.Pernyataan ini dikeluarkan organisasi tertinggi di dunia balap F1 ini, Kamis (22/7/2005) ini setelah pada 29 Juni lalu telah menjatuhkan keputusan bersalah kepada tujuh tim F1 (Renault, McLaren, Williams, Toyota, Sauber, Red Bull dan BAR-Honda) yang melakukan aksi boikot GP AS.Pencabutan ini didasarkan atas temuan bukti baru yang diberikan oleh bos McLaren Ron Dennis dan pimpinan Red Bull Racing, Christian Horner, kepada Max Mosley dan dewan senat FIA di Monaco delapan hari yang lalu."Setelah meneliti bukti baru yang kemudian diteruskan ke dewan senat FIA, FIA World Motor Sport Council telah memutuskan secara lapang dada untuk menerima rekomendasi yang diberikan dewan senat FIA berkaitan dengan insiden di GP AS. Putusan bersalah terhadap tujuh tim Michelin tersebut yang dikeluarkan pada 29 Juni lalu secara resmi dibatalkan." demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh FIA seperti dikutip PlanetF1, Sabtu (23/7/2005).Keputusan ini sebenarnya hanya formalitas saja, karena pada minggu lalu dewan senat FIA telah merekomendasikannya. Tak pelak lagi, banyak syukur yang keluar dari tim-tim yang ikut ambil bagian dari aksi boikot tersebut, seperti komentar Ron Dennis berikut ini. "Tidak ada seorang pun secara sengaja melakukan aksi seperti di Indianapolis yang bisa merusak masa depan F1. Saya sangat senang jika dewan senat dan world council bisa menyadarinya juga."Ungkapan serupa juga dikeluarkan bos Minardi, Paul Stoddart, meskipun timnya tidak ikut ambil bagian dalam insiden itu. "Sebuah keputusan yang tepat dan saya senang bisa diputuskan sekarang dan semoga kita bisa meletakkan 'kisah' F1 itu di belakang kita dan terus maju ke depan," terangnya. (ian/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads