Jelang GP Jerman
McLaren Kecam Kecerobahan Montoya
Sabtu, 23 Jul 2005 23:26 WIB
Jakarta - Bos McLaren Mercedes Ron Dennis mengecam pembalapnya Juan Pablo Montoya yang ceroboh sehingga mengalami kecelakaan di kualifikasi. Akibat kejadian ini peluang McLaren untuk menahan Renault berkurang.Sejak sesi latihan pertama di Hockenheim, McLaren tampil sangat mendominasi. Dua mobil MP4-20 selalu menempati posisi tiga teratas melalui Alexander Wurz, Kimi Raikkonen, dan Montoya.Tim yang berbasis di Inggris itu berpeluang besar melanjutkan keperkasaannya di sesi kualifikasi, Sabtu (23/7/2005). Namun skenario ini buyar setelah Montoya melakukan kesalahan di tikungan terakhir, sehingga gagal finis dan harus start dari urutan belakang di balapan hari Minggu (24/7/2005).Montoya sebenarnya mengawali sesi kualifikasi dengan mulus. Namun pada tikungan terakhir menjelang garis finis, pembalap Kolombia itu kehilangan kendali atas mobilnya sehingga keluar lintasan dan menabrak tembok pengaman."Dia melakukan kesalahan. Hanya tinggal satu tikungan lagi, dan yang perlu dilakukannya adalah keluar dari sana," kesal Dennis yang sangat mengharapkan Montoya bisa membantu menahan laju pembalap Renault.Jika saja Montoya start di urutan depan, tentunya McLaren memiliki peluang lebih besar untuk memperkecil ketinggalan dari Renault. Sebab kalau dua podium teratas berhasil direbut, otomatis McLaren mampu mengurangi devisit dari Renault minimal empat poin.Saat ini perebutan pucuk pimpinan klasemen sudah lebih terfokus pada Renault dan McLaren. Di klasemen pembalap, Kimi Raikkonen yang besok akan menempati pole position masih tertinggal 26 poin dari Fernando Alonso. Sementara di klasemen konstruktor, McLaren terpaut 15 poin.Namun Montoya berusaha meyakinkan bahwa dirinya akan mampu meraih hasil bagus di balapan besok. Pembalap yang menjuarai GP Inggris dua pekan lalu itu menilai kemampuan mobil MP4-20 jauh lebih baik dibandingkan mobil-mobil lainnya."Saya pikir kami bisa meraih podium dengan lebih gampang di sini. Penampilan kami sangat bagus, saya jamin bisa meraih poin. Tetapi saya tidak hanya mengejar poin. Saya ingin memenangkan balapan," tegasnya. (lom/)











































