detiksport
Follow detikSport
Jumat, 14 Sep 2018 01:24 WIB

Vettel: Musuh Terbesarku Musim Ini adalah Diri Sendiri

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Sebastian Vettel tertinggal dari Lewis Hamilton menjelang GP Singapura. (Foto: Stefano Rellandini/Reuters) Sebastian Vettel tertinggal dari Lewis Hamilton menjelang GP Singapura. (Foto: Stefano Rellandini/Reuters)
Singapura - Sebastian Vettel mengaku bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahannya di musim ini. Namun, pebalap Ferrari itu percaya masih punya peluang merebut gelar juara.

Vettel membuat serangkaian error yang merugikan. Seperti misalnya di GP Jerman, Vettel mesti gagal finis usai menabrak pagar pembatas menyusul lintasan yang mulai basah karena hujan.

Padahal saat itu Vettel tengah memimpin balapan dengan jarak yang nyaman dari rival-rivalnya. Juara bertahan Lewis Hamilton menuai keuntungan besar karena berhasil keluar sebagai pemenang balapan.

Hal serupa menimpa Vettel di GP Italia. Start dari urutan kedua, Vettel bertabrakan dengan Hamilton sehingga mobilnya melintir dan kehilangan banyak waktu. Alhasil, Vettel mesti finis keempat setelah 'terbantu' dengan penalti lima detik yang diterima Max Verstappen sehingga melorot dari finis ketiga menjadi kelima.


Alhasil, Vettel kini tertinggal 30 poin dari Hamilton, yang memuncaki klasemen sementara. Pekerjaan menantang dihadapi Vettel untuk memulihkan poin-poin yang hilang di tujuh balapan terakhir, dimulai dari GP Singapura akhir pekan ini.

"Kurasa musuh terbesarku adalah diriku sendiri dan kupikir kami punya sebuah mobil yang hebat. Aku memiliki sesuatu untuk dimainkan dan kami semua punya kesempatan untuk melakukannya dengan cara kami sendiri," Vettel mengungkapkan dikutip Crash.


"Sudah jelas dia [Hamilton] memimpin saat ini. Dia adalah satu-satunya pebalap yang di depan dan dia adalah satu-satunya pebalap yang mesti dikalahkan. Namun, kupikir kami semua punya kesempatan dan seberapa kesempatan itu akan berjalan dengan lebih baik dan seterusnya adalah sebuah pertanyaan yang berbeda."

"Kami masih punya peluang yang sangat bagus kok, dan seperti yang sudah kukatakan, kami akan menjadi musuh paling utama diri kami sendiri dan bukannya dia atau mereka sebagai sebuah tim."

"Kurasa kami perlu melihat ke diri sendiri dan kalau kami melakukan itu kami punya peluang bagus untuk tampil baik dan memenangi banyak balapan dan semuanya akan terlihat bagus," lugas juara dunia empat kali itu.


(rin/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed