Mansell: F1 Masih Terlalu Tamak

Mansell: F1 Masih Terlalu Tamak

- Sport
Rabu, 17 Agu 2005 23:12 WIB
Jakarta - Mantan juara dunia Formula 1 Nigel Mansell mengkritik olah raga yang membesarkan namanya itu. Menurut Mansell F1 saat ini terlalu tamak, dan cenderung menguntungkan tim kaya.Sejak beberapa tahun terakhir Formula 1 sudah menggembar-gemborkan misinya untuk menekan biaya kompetisi yang kian lama semakin menggila. Aturan terakhir yang dibuat adalah dengan membatasi penggunaan ban dan sesi latihan.Namun menurut Mansell, usaha F1 itu belum cukup. Pembalap asal Inggris itu menilai saat ini tim-tim F1 masih membutuhkan dana yang sangat besar untuk bertahan di F1. "Peraturannya harus lebih tegas untuk menekan pengeluaran," ketus Mansell seperti dilansir F1Racing, Rabu (17/8/2005).Di era Mansell tahun 1980-1990-an, untuk tiap balapan jatah maksimal mobil di lintasan yakni sebanyak 36, dan kemudian menyusut menjadi 26 setelah sesi pra-kualifikasi. Dibandingkan saat ini, 24 jatah maksimal tidak pernah terpenuhi dan hanya 20 yang tampil tiap balapan."Betapa menyedihkan hal ini sampai terjadi. Saya tidak setuju dengan banyak aturan yang berlaku saat ini. Jika saya berwenang, saya akan membuat aturan baru untuk kebaikan olahraga ini, bukan untuk tim-tim super yang menghabiskan sangat banyak uang," ujarnya.Selama karirnya Mansell berhasil meraih gelar juara dunia tahun 1992. Tahun 1995 Mansell pensiun dengan catatan prestasi 31 kali juara seri dari 187 grand prix. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads