detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 22 Nov 2018 23:33 WIB

Kembali ke F1, Kubica Gabung Williams Musim Depan

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Robert Kubica membalap untuk Williams mulai musim 2019 (Lars Baron/Getty Images) Robert Kubica membalap untuk Williams mulai musim 2019 (Lars Baron/Getty Images)
Abu Dhabi - Satu nama lawas kembali meramaikan F1 musim depan. Pebalap Polandia, Robert Kubica, comeback dan akan membalap untuk Williams di 2019.

Kubica sudah absen di ajang balap jet darat ini sejak 2011 atau tepatnya sembilan tahun lalu. Saat itu Kubica memutuskan mundur dari F1 karena cedera parah usai kecelakaan saat mengikuti reli di Italia.

Setelah "pensiun" dari F1, Kubica terjung ke dunia balap lain seperti reli, balapan ketahanan, GT3, dan Formula E, sebelum jadi pebalap tes untuk Renault per 2017. Kubica sebenarnya sempat berencana kembali untuk balapan F1 di tahun ini bersama Williams tapi akhirnya dikalahkan pebalap Rusia Sergey Sirotkin.






Kubica sempat turun sekali di sesi latihan bebas GP Spanyol musim ini dan bahkan mengalahkan Lance Stroll. Akhirnya, impian Kubica untuk balapan lagi di F1 kesampaian setelah mencapai kesepakatan dengan Williams untuk jadi pebalap mereka musim depan.

"Dari sudut pandang orang-orang, saya paham dan melihat mereka mungkin tidak percaya cerita ini bisa terjadi. Mungkin satu-satunya yang tidak menyerah untuk bisa kembali ke F1 adalah diri saya dan orang-orang terdekat," ujar Kubica seperti dikutip BBC.

"Kita semua tahu bahwa ini mungkin akan sulit tercapai. Ini menunjukkan bahwa tidak ada yang hal yang mustahil," sambungnya.

Kubica debut di F1 pada tahun 2006 bersama BMW Sauber dan kemudian pindah ke Renault. Dia cuma sekali menang yakni pada GP Kanada 2008 bareng Sauber. Dari 76 balapan, Kubica 12 kali naik podium.







Meski rekor balapnya tidak begitu oke, Kubica dianggap sebagai salah satu pebalap potensial di zamannya dan bahkan sempat meneken pra-kontrak dengan Ferrari, sebelum kecelakaan parah saat reli membatalkan semuanya.

"Jika saya berpikir tidak mampu membalap lagi, maka saya tidak akan berada di sini. Wajar saja orang-orang berpikir demikian jika melihat sejauh mana saya bisa melaju dan bagaimana saya bisa melakukannya. Saya tahu ini sulit dipercaya."

"Tapi William sudah melihat buktinya tahun ini dan saya pun demikian dalam 16-18 bulan terakhir sejak kembali mengemudikan mobil F1 di Valencia tahun lalu, saya buktikan bahwa saya bisa. Terima kasih untuk latihan keras selama ini dan membuktikan anggapan orang selama ini salah soal saya," tutup pebalap 34 tahun itu.



(mrp/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed