GP Italia
Montoya Menang, Raikkonen Ke-4
Minggu, 04 Sep 2005 20:50 WIB
Jakarta - Juan Pablo Montoya menyempurnakan penampilannya di GP Italia setelah finis pertama dalam balapan yang berlangsung Minggu, (4/9/2005). Sementara Kimi Raikkonen finis keempat setelah kembali dinaungi nasib buruk. Podium pertama yang diraih Montoya merupakan yang kedua kali diperolehnya di tahun ini setelah di Silverstone, Inggris. Montoya pun menambah pundi-pundi angkanya menjadi 50, dan kini berada di posisi keempat klasemen pembalap. Sementara Alonso untuk kedua kalinya berturut-turut harus terima dipecundangi oleh pembalap McLaren asal Kolombia. Meski demikian, delapan poin cukup untuk semakin memantapkan posisinya di peringkat teratas klasemen dengan nilai 103. Pembalap Spanyol dari tim Renault ini unggul 27 poin atas Raikkonen. Dari empat sesi tersisa, minimal ia butuh tambahan 13 angka untuk mengamankan gelar juara. Itupun apabila Raikkonen mampu memenangi GP Belgia, Brasil, Jepang, dan Cina.Raikkonen sebetulnya memiliki kesempatan untuk memperpendek jarak. Tetapi entah kenapa ketidakberuntungan selalu menemaninya dari seri ke seri. Di GP Italia ini, misalnya, dua kali Raikkonen dijauhi dewi fortuna. Pertama, dia menerima penalti 10 grid karena mengganti mesin di sesi latihan keempat. Kedua, saat balapan, dia harus mengganti ban ketika posisinya sedang bagus. Meski begitu pembalap Finlandia ini tetap patut diacungi jempol karena mampu menuai lima angka di Monza, walaupun hanya start dari posisi 11. Jalannya lombaSejak lomba 53 lap tersebut dimulai, Montoya telah menunjukkan dominasinya. Memulai start dari posisi terdepan, ia mampu mengungguli Alonso, Jenson Button, Takuma Sato dan Michael Schumacher sejak lap pertama. Di tikungan lap pertama terjadi sedikit insiden pada pembalap di grid paling belakang. Pembalap Jordan Tiago Monteiro tampak bersenggolan dengan satu mobil Sauber. Akibatnya dia harus mengganti sayap depan dan ban kiri belakang yang rusak. Karena terkena imbas insiden Monteiro, pembalap Red Bull David Coulthard pun harus mengganti sayap di lap kedua. Sementara itu sampai lap ke-13, posisi satu sampai empat sesuai formasi dengan start. Hanya Jarno Trulli, Rubens Barrichello dan Michael Schumacher yang saling bertukar posisi. Barrichello naik ke posisi lima, sedangkan Trulli di posisi enam disusul Schumi. Sementara Raikkonen masih berkutat di posisi 11. Tetapi perlahan Raikkonen menanjak. Lap ke-14, setelah Schumi masuk pit, Raikkonen naik ke posisi 10. Dua lap berikutnya dia sudah naik ke posisi 9. Saat Sato dan Button masuk pit lap 16 dan 17, posisi Raikkonen sudah ada di posisi enam. Lap 19, Alonso masuk pit. Ketika itu dia cuma berselisih satu menit lebih dengan Montoya. Ketika kembali ke trek dia berada di depan Raikkonen. Namun di chicane kedua lap 20, Raikkonen mampu menelikung Alonso. Formasi lap pun menjadi Montoya, Raikkonen dan Alonso di lap ke-22. Di lap ke-26, Raikkonen baru melakukan pit stop pertamanya. Tampaknya McLaren berencana melakukan satu kali pit. Rencana ini tampaknya dapat membawa Raikkonen ke podium teratas. Saat dia kembali, dia berada di posisi lima di belakang Trulli.Sayang, setelah itu bencana datang. Mungkin karena terlalu bernafsu menggeber mobilnya, ban belakang sebelah kiri Raikkonen mulai bermasalah. Akibatnya ia harus segera menuju pit untuk mengganti ban. Buyar sudah rencana satu pit stop McLaren. Saat kembali, Raikkonen berada di posisi 12.Posisi tersebut membuat peluang Raikkonen menyusul Montoya menjadi sulit. Namun Raikkonen tampaknya bukan pembalap yang gampang menyerah. Delapan lap menjelang finis, dia sudah mampu bertengger di posisi kelima dan berada di belakang Trulli. Dua lap berselang, Raikkonen sudah berada di posisi empat setelah menyusul Trulli di sebuah tikungan. Sayang, aksi Raikkonen tertahan di posisi empat. Giancarlo Fisichella mampu menahannya di peringkat empat sampai lap terakhir. McLaren pun harus puas meraup satu podium melalui Montoya. Sementara Renault tampil cukup baik dengan menempatkan Alonso dan Fisichella ke atas podium. Jika persaingan Alonso-Raikkonen mulai mengarah pada kemenangan Alonso, rivalitas kontruktor Renault dengan McLaren masih ketat. Saat ini Renault mengumpulkan 144 angka alias baru unggul 8 poin saja.Sementara itu Michael Schumacher pun dipastikan kehilangan gelar juaranya. Di depan para tifosi Ferrari, juara dunia tujuh kali asal Jerman itu tercecer di urutan sembilan. Sekalipun ia mampu memenangi empat seri terakhir, dan para pembalap di atasnya tidak menambah angka, itu tidak cukup buat mengantarkan Schumi tetap menyandang predikat kampiun.Hasil GP Italia:1Β Β Β Β J. Montoya (COL)Β Β Β Β McLaren Β Β Β Β Β Β Β Β 01:15:28.6Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 2Β Β Β Β F. Alonso (ESP)Β Β Β Β Renault Β Β Β Β Β Β Β Β 2.4Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 3Β Β Β Β G. Fisichella (ITA)Β Β Β Β Renault Β Β Β Β Β Β Β Β 17.9Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 4Β Β Β Β K. Raikkonen (FIN)Β Β Β Β McLaren Β Β Β Β Β Β Β Β 22.7Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 5Β Β Β Β J. Trulli (ITA)Β Β Β Β Toyota Β Β Β Β Β Β Β Β 33.7Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 6Β Β Β Β A. Pizzonia (BRA)Β Β Β Β Williams Β Β Β Β Β Β Β Β 44.6Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 7Β Β Β Β J. Button (GBR)Β Β Β Β BAR Β Β Β Β Β Β Β Β 63.6Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 8Β Β Β Β F. Massa (BRA)Β Β Β Β Sauber Β Β Β Β Β Β Β Β 75.4Β Β Β Β 2 Β Β Β Β Β Β Β Β 9Β Β Β Β R. Schumacher (GER)Β Β Β Β Toyota Β Β Β Β Β Β Β Β 43.9Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 9Β Β Β Β M. Schumacher (GER)Β Β Β Β Ferrari Β Β Β Β Β Β Β Β 83.8Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 11Β Β Β Β J. Villeneuve (CAN)Β Β Β Β Sauber Β Β Β Β Β Β Β Β + 1 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 12Β Β Β Β R. Barrichello (BRA)Β Β Β Β Ferrari Β Β Β Β Β Β Β Β + 1 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 13Β Β Β Β C. Klien (AUT)Β Β Β Β Red Bull Β Β Β Β Β Β Β Β + 1 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 14Β Β Β Β T. Sato (JPN)Β Β Β Β BAR Β Β Β Β Β Β Β Β + 1 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 15Β Β Β Β D. Coulthard (GBR)Β Β Β Β Red Bull Β Β Β Β Β Β Β Β + 1 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 16Β Β Β Β M. Webber (AUS)Β Β Β Β Williams Β Β Β Β Β Β Β Β + 1 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 17Β Β Β Β T. Monteiro (POR)Β Β Β Β Jordan Β Β Β Β Β Β Β Β + 1 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 18Β Β Β Β R. Doornbos (NED)Β Β Β Β Minardi Β Β Β Β Β Β Β Β + 1 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 19Β Β Β Β C. Albers (NED)Β Β Β Β Minardi Β Β Β Β Β Β Β Β + 2 lap Β Β Β Β Β Β Β Β 20Β Β Β Β N. Karthikeyan (IND)Β Β Β Β Jordan Β Β Β Β Β Β Β Β + 3 lapΒ Β Β Β Β Β Β Β Klasemen sementara:1.Β Β Β Β F.Alonso 1032.Β Β Β Β K.Raikkonen 763.Β Β Β Β M.Schumacher 554.Β Β Β Β J.Montoya 505.Β Β Β Β J.Trulli 436.Β Β Β Β G.Fisichella 417.Β Β Β Β R.Schumacher 358.Β Β Β Β R.Barrichello 319.Β Β Β Β N.Heidfeld 2810.Β Β Β Β J.Button 24- M.Webber 24Klasemen konstruktor:1. Renault 1442. McLaren Mercedes 1363. Ferrari 86 4. Toyota 785. Williams-BMW 546. Red Bull-Cosworth 277. BAR Honda 258. Sauber Petronas 149. Jordan Toyota 1110. Minardi-Cosworth 7 (mel/)











































