Trulli: Toyota Rampok Podiumku
Selasa, 13 Sep 2005 20:40 WIB
Jakarta - Jika ada seorang pembalap yang pernah merasa kemenangannya dirampok oleh timnya sendiri, maka orang itu adalah Jarno Trulli.Pembalap Toyota itu rupanya sangat kecewa dengan hasil yang dicapainya pada GP Belgia akhir minggu lalu, sampai-sampai ia melontarkan kritik demikian pedas kepada timnya sendiri.Lewat Gazzetta dello Sport ia mengecam taktik Toyota yang menyuruh dirinya masuk pitstop sewaktu Safety Car (SC) masuk trek di sirkuit Spa-Francorchamps di lap ke-11.Ketika itu kebanyakan pembalap menyatroni krunya untuk menambah bahan bakar, sementara beberapa tim termasuk Toyota memilih menukar bannya dari intermediate ke jenis yang lebih licin, sekalipun di banyak tempat kondisi trek cukup lembab.Soal terakhir itulah yang disesali Trulli. "Keputusan tim memakai ban licin di stop pertama betul-betul tak masuk akal," cetusnya dilansir Crash, Selasa (13/9/2005)."Dengan ban jenis itu aku bahkan tidak bisa bertahan di belakang SC. Aku di urutan keempat, dalam slipstream (Fernando) Alonso dan aku kehilangan banyak waktu. Setelah itu, untuk bangkit sudah tak mungkin.""Podiumku dirampok tim karena mobilku meluncur sangat baik di trek ini. Seharusnya aku berada di podium itu dengan mundurnya (Juan Pablo) Montoya," tambahnya.Sejauh ini belum ada sanggahan Toyota. Yang jelas, Trulli sendiri gagal finis bahkan sebelum Montoya out. Ia terlempar ke pagar luar di lap 35, sedangkan Montoya terpaksa pensiun di tiga lap terakhir gara-gara disenggol Antonio Pizzonia. (a2s/)











































