Michelin Kecam Regulasi Baru tentang Ban
Sabtu, 29 Okt 2005 05:29 WIB
Jakarta - Regulasi baru FIA mengenai ban mendapat tanggapan negatif dari pabrikan Michelin. Menurut pabrikan ban asal Prancis ini, regulasi baru tersebut menunjukkan kemunduran F1.Federasi Olahraga Motor International (FIA) awal minggu ini memang mengeluarkan aturan baru mengenai beberapa hal, termasuk mengenai penggunaan ban. Aturan baru FIA untuk musim 2006 adalah membolehkan setiap tim mengganti bannya kala balapan.Kondisi inilah yang membuat Michelin mengecam regulasi baru tapi lama itu. Menurut kubu Michelin seperti dilansir F1 Racing, Sabtu (29/10/2005) aturan tersebut bakal membuat biaya untuk produksi, pengembangan dan pembiayaan logistik akan meningkat. Yang membuat Michelin bak kebakaran jenggot ini adalah aturan tersebut yang tidak sesuai dengan tujuan F1 untuk mengurangi biaya produksi. Selain itu kubu Michelin juga tidak paham dengan keputusan FIA yang mencabut regulasi yang telah mereka buat untuk musim lalu dan menggantinya dengan regulasi tahun sebelumnya."Sekali lagi kejadian ini menggambarkan bahwa masalah F1 adalah cukup membingungkannya pembuatan keputusan dan kurangnya transparansi. Terlepas dari situasi ini, Michelin mengucapkan terima kasih pada rekanan kami yang melakukan semua hal yang mungkin, sayangnya semuanya rusak," demikian pernyataan yang dikeluarkan kubu Michelin.Pernyataan sikap Michelin ini memang ada benarnya. Padahal FIA dan F1 sering menggembor-gemborkan untuk pengurangan biaya produksi di setiap musimnya. Namun untuk musim ini bisa dibilang sebagai penurunan.Khusus untuk ban, Michelin mengecam karena beban produksi untuk pengembangan ban terhitung teramat besar. Tim pabrikan harus mendesain lagi ban agar siap untuk menjajal tiap lintasan hanya dengan jarak 100 km saja, atau bahkan kurang. Padahal di musim lalu, tim pabrikan sudah mengembangkan ban untuk siap menempuh jarak sedikitnya 350 km. (ian/)











































