detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 22 Sep 2019 17:53 WIB

Seputar F1 GP Singapura yang Sempat Terancam Kabut Asap

Virgina Maulita Putri - detikSport
Seputar F1 GP Singapura yang Terancam Kabut Asap dari Indonesia Foto: Roslan Rahman/AFP Seputar F1 GP Singapura yang Terancam Kabut Asap dari Indonesia Foto: Roslan Rahman/AFP
Jakarta - Gelaran F1 GP Singapura yang akan berlangsung Minggu petang ini sempat terancam oleh bencana kabut asap yang dipicu sejumlah kebakaran hutan di Indonesia.

Akibat dari kabut asap ini, kualitas udara di Singapura pun memburuk dan muncul imbauan agar tidak melakukan kegiatan di luar rumah bagi orang yang mengalami gangguan pernapasan dan lanjut usia. Apalagi balapan ini berlangsung pada malam hari sehingga jarak pandang jadi lebih terbatas.

Jika kualitas udara semakin memburuk, penyelenggara F1 Singapura sendiri telah menyiapkan langkah untuk mengurangi dampak dari kabut asap untuk balapan akhir pekan ini.






Berikut fakta-fakta tentang F1 Singapura yang dirangkum detikSport dari berbagai sumber.

1. Pertama Kali Dihelat Tahun 2008

Gelaran F1 GP Singapura pertama kali diadakan di sirkuit jalan raya Marina Bay pada tahun 2008. Saat itu, balapan dimenangkan oleh Fernando Alonso yang saat itu bersama tim Renault.

Balapan pada akhir pekan ini akan menjadi balapan F1 ke-12 yang berlangsung di Singapura. Sesuai dengan kontrak baru dengan Formula One Management, Singapura akan terus menjadi tuan rumah F1 hingga tahun 2021 mendatang.

2. Balapan Malam Pertama F1

F1 GP Singapura merupakan balapan pertama yang dilakukan pada malam hari. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir perbedaan zona waktu antara Singapura dengan Eropa.

Tidak hanya itu, balapan malam juga dipilih untuk menyesuaikan dengan suhu tropis yang cukup panas pada siang hari. Belum lagi temperatur di dalam kokpit bisa mencapai 60 derajat Celcius.

3. Dikuasai Hamilton dan Vettel

Sepanjang perjalanannya, F1 GP Singapura didominasi oleh Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel. Keduanya sama-sama telah memuncaki podium 4 kali di balapan ini.

Sementara itu, tim yang menguasai balapan di Singapura adalah Mercedes yang sudah memenangi balapan empat kali pada tahun 2014, 2016, 2017 dan 2018.



4. Sirkuit Terus Berubah

Sirkuit jalan raya Marina Bay yang digunakan untuk balapan ini telah mengalami sejumlah perombakan sejak pertama kali menggelar balapan pada tahun 2008. Sirkuit asli dengan panjang 5.073 km bertahan hingga tahun 2012.

Pada tahun 2013-2014, sirkuit ini diubah dengan menghilangkan chicane Singapore Sling dan menjadi lebih pendek dengan panjang 5,061 km. Pada tahun 2015-2017, ada perubahan sedikit di tikungan 11-13.

Pada tahun 2018 juga ada sedikit perubahan di tikungan 16-17. Saat ini, panjang sirkuit jalan raya Marina Bay adalah 5,063 km dengan rekor satu putaran ditempuh dalam waktu 1:41.905 yang ditorehkan oleh Kevin Magnussen dari tim Haas F1.

5. Jadwal F1 GP Singapura

Gelaran F1 GP Singapura berlangsung selama 3 hari yaitu pada 20-22 September 2019. Hari pertama rangkaian balapan diisi dengan dua sesi latihan bebas. Hari kedua berlanjut dengan sesi latihan dan kualifikasi. Sesi kualifikasi sendiri akan berlangsung pada Sabtu (21/9) pukul 21.00-22.00 pukul setempat.

Sedangkan balapan akan dimulai pada Minggu (22/9) pada pukul 20.10-22.10 waktu setempat. Balapan akan berlangsung selama 61 putaran atau sekitar 120 menit.




Simak Video "Yeay! Atlet Peraih Medali SEA Games Sudah Dapat Bonus"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com