Dana Sponsor Kurang, Karthikeyan Terdepak
Jumat, 11 Nov 2005 08:00 WIB
Jakarta - Kegagalan Narain Karthikeyan berlaga di tim Midland musim depan disebabkan buruknya manajemen pembalap asal India itu, yang gagal menggandeng sponsor untuk mendukung sang driver.Setidaknya begitulah pengakuan bos tim Midland Colin Kolles. Menurut Kolles manajemen Karthikeyan adalah pihak yang paling pantas disalahkan atas kegagalan pembalap berusia 28 tahun itu berkiprah di F1 tahun depan."Narain keluar karena manajemennya. Pembalap Profesional harusnya juga memiliki manajemen profesional, tapi kami tidak melihatnya pada Narain.""Ia pembalap yang cepat tapi jelas ia memerlukan orang-orang yang profesional di sekitarnya. Tugas manajemen adalah menangani semua masalah yang menyerangnya, tapi itu tak terjadi pada dirinya," ungkap Kolles seperti diberitakan Crash, Jumat (11/11/2005)."Itu bukan hanya semata masalah keuangan (untuk menahan Karthikeyan). Dia telah mendapat penawaran yang tepat dari kami. Sayangnya ia gagal memperoleh dukungan dari India dan tak tahu kenapa ia juga gagal mengandeng sponsor. Uang bukan masalah utama, tapi untuk sukses di F1 orang memmerlukan lebih banyak dari itu."Untuk berlaga di F1 memang diperlukan lebih dari skil membalap yang baik. Bagi pembalap yang belum punya nama jangan harap bisa berlaga di F1 jika tidak memiliki sokongan dana dan sponsor yang kuat. Meski begitu Karthikeyan membantah pernyataan Kolles itu. Menurut pembalap yang sempat berkiprah di seri Formula 3 dan Formula Asia itu kepindahannya disulut kegagalan dirinya menambah uang yang diinginkan pihak tim. "Untuk memulainya, besarnya angka yang diminta ke saya sekitar 10-12 juta euro (Rp 116,8 - 140,2 miliar). Jika jumlahnya kurang atau mendekati angka yang kami habiskan tahun lalu saya pasti sudah berada di sana (tim Midland). Tapi saya tak bisa mengumpulkan sejumlah uang yang mereka minta," aku Karthikeyan."Jika ia tidak menyukai cara kami bekerja, maka kami juga tak menyukai cara kerja mereka. Saya tidak perduli apa pendapatnya tentang manajemen saya. Penawaran yang mereka lakukan pada saya di Monaco terlalu tinggi," tambah pembalap peringkat 15 klasemen akhir musim lalu itu.Awal pekan ini Karthikean sebenarnya sudah menyatakan tipis peluangnya kembali ke F1 musim depan. Dengan posisi satu pembalap telah diisi Christijan Albers, peluang Karthikeyan untuk memperebutkan satu kursi tersisa di Midland bisa dibilang habis. Tiago Monteiro diperkirakan menjadi pembalap kedua tim yang sebelumnya bernama Jordan itu.Dengan karir sebagai pembalap yang belum jelas, Kartikeyan kini mengincar posisi test driver musim depan.Keterangan foto: Narain Karthikeyan. Tak bisa bertahan di F1 karena kurang sponsor (AFP/ Prakash Singh). (a2s/)











































